indonews

indonews.id

Sunderland vs Burnley 3-0: Kalah Penguasaan Bola, The Black Cats Unggul Gol

Unggul dalam penguasaan bola tidak berbanding lurus dengan mencetak banyak gol.

 

Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador

Jakarta, INDONEWS.ID--Unggul dalam penguasaan bola tidak berbanding lurus dengan mencetak banyak gol.

Sebaliknya, minim penguasaan bola kerap keluar sebagai pemenang.

Hal ini terjadi pada laga Sunderland kontra Burnley pada pekan 24 Liga Inggris.

Pada laga yang berlangsung di Stadium of Light, Selasa (3/2) dini hari WIB itu, Sunderland menang dengan skor telak 3-0.

Padahal statik menunjukkan dominasi tim tamu cukup tinggi dalam penguasaan bola.

Statistik akhir menunjukkan, Burnley menguasai bola 55 persen,  452 operan, dengan akurasi operan 87 persen.

Sementara The Black Cats hanya menguasai bola 45 persen, 296 operan,  denagn tingkat akurasi 80 persen.

Namun, tuan rumah unggul dalam melepaskan 12 tembakan, 5 tebakan tepat sasaran dan 3 gol.

Sementara tamu, hanya melepas 3 tembakan, 0 tepat sasaran dan tanpa gol.

Tiga gol kemenangan Sunderland dicetak oleh  Habib Diarra, Chemsdine Talbi dan gol bunuh diri Axel Tuanzebe.

Sunderland hanya butuh sembilan menit untuk memecah kebuntuan.

Gol pertama berawal dari kerja sama apik antara Habib Diarra dan Brian Brobbey.

Diarra melepaskan tembakan keras yang mengenai bek Burnley, Axel Tuanzebe.

Bola berbelok arah dan mengecoh kiper Martin Dubravka dan dicatat sebagai gol bunuh diri oleh panel akreditasi Liga Primer Inggris.

The Black Cats semakin  semangat dan  kreativitas trio lini tengah Diarra, Noah Sadiki, dan Enzo Le Fée makin efektif.

Pada menit ke-32, Diarra akhirnya benar-benar mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan umpan silang Nordi Mukiele.

Diarra melepaskan dua kali percobaan tembakan sebelum akhirnya mampu menaklukkan Dubravka untuk kedua kalinya.

Skor 2-0 bertahan  hingga laga babak pertama tuntas.

Memasuki babak kedua, pelatih Burnley Scott Parker mencoba melakukan perubahan taktik.

Dia mengganti Tuanzebe dengan Josh Laurent dan beralih ke formasi empat bek. 

Namun, meski unggul dalam penguasaan bola, Burnley tetap kesulitan menciptakan peluang bersih.

Pergerakan Marcus Edwards sempat kengancam gawang Sunderland. Namun barisan pertahanan Sunderland yang dikawal Daniel Ballard tetap kokoh.

Sunderland sempat kehilangan konsentrasi di pertengahan babak kedua yang memicu ketegangan di lapangan.

Insiden adu mulut antara Trai Hume dan Martin Dubravka membuat wasit harus mengeluarkan kartu kuning untuk kedua pemain tersebut.

Pada menit 72  Sunderland akhirnya mengunci kemenangan melalui aksi individu gemilang Chemsdine Talbi.

Pemain sayap asal Maroko tersebut melakukan penetrasi dari sisi sayap, menusuk ke tengah.

Ia lalu melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti yang bersarang telak di pojok gawang Burnley.

Skor 3-0 bertahan hingga laga usai. Hasil ini membawa Sunderland merangkak naik ke posisi kedelapan klasemen sementara Liga  Inggris.

Nasib berbeda dialami  Burnley yang semakin terbenam di zona degradasi dan terancam kembali ke Divisi Championship.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas