Nama Sri Mulyani dan Jokowi Muncul dalam ‘Epstein Files’, Ini Penjelasannya
Nama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mendadak ramai diperbincangkan di media sosial setelah disebut-sebut tercantum dalam dokumen bertajuk Epstein Files. Kemunculan dua tokoh nasional tersebut memicu spekulasi publik, meski konteks penyebutannya tidak berkaitan dengan relasi personal dengan mendiang Jeffrey Epstein.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID – Nama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mendadak ramai diperbincangkan di media sosial setelah disebut-sebut tercantum dalam dokumen bertajuk Epstein Files. Kemunculan dua tokoh nasional tersebut memicu spekulasi publik, meski konteks penyebutannya tidak berkaitan dengan relasi personal dengan mendiang Jeffrey Epstein.
Dilansir dari detikInet, Kamis (5/2/2026), penyebutan nama Sri Mulyani diketahui berasal dari arsip resmi World Bank Group, bukan dari dokumen pribadi Jeffrey Epstein. Arsip tersebut memuat pernyataan resmi Sri Mulyani saat menjabat sebagai Managing Director and Chief Operating Officer (COO) World Bank Group.
Dokumen dimaksud berupa email internal dan artikel komunikasi internal World Bank Group yang tercatat bertanggal 18 Juni 2014. Seluruh dokumen tersebut berkaitan dengan aktivitas kelembagaan dan tugas resmi di lingkungan World Bank Group.
Perlu ditegaskan, dokumen tersebut bukan merupakan dokumen pribadi milik Jeffrey Epstein. Tidak ditemukan adanya korespondensi personal, baik secara langsung maupun tidak langsung, antara Sri Mulyani dan Jeffrey Epstein. Selain itu, tidak ada indikasi aktivitas di luar konteks tugas kelembagaan World Bank Group.
Selain Sri Mulyani, nama Joko Widodo juga tercantum dalam dokumen yang beredar. Namun, sama seperti Sri Mulyani, nama Presiden Jokowi muncul dalam konteks kliping pemberitaan dan laporan analisis yang memuat situasi politik serta ekonomi Indonesia. Penyebutannya bersifat informatif dan kontekstual, tanpa kaitan personal dengan Jeffrey Epstein.
Perlu dipahami, tidak semua dokumen yang tergabung dalam Epstein Files berisi catatan pribadi atau relasi personal yang berkaitan dengan mendiang predator seksual tersebut. Di dalam kumpulan dokumen itu juga terdapat email internal organisasi, dokumen kebijakan, laporan resmi, hingga materi komunikasi dari berbagai lembaga internasional.
Dengan demikian, penyebutan nama dalam Epstein Files tidak serta-merta menunjukkan keterkaitan dengan aktivitas kriminal Jeffrey Epstein.
Selain Sri Mulyani dan Jokowi, nama Presiden ke-2 RI Soeharto juga tercantum secara tidak langsung. Ia muncul dalam dokumen yang memuat usulan penulisan buku tentang dirinya yang diajukan oleh seseorang bernama Gregory Brown kepada Jeffrey Epstein. Tidak terdapat indikasi hubungan personal antara Soeharto dan Epstein.
Berdasarkan penelusuran tersebut, dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan personal antara Sri Mulyani Indrawati maupun Joko Widodo dengan Jeffrey Epstein. Penyebutan nama kedua tokoh Indonesia itu murni berada dalam konteks dokumen resmi dan informasi kelembagaan.