Viral Dituduh Jukir Liar di Jakut, Kakek Ini Ternyata Pensiunan Guru
Seorang pria lanjut usia yang sempat viral di media sosial karena dituduh sebagai juru parkir liar di Jakarta Utara ternyata merupakan seorang pensiunan guru. Fakta tersebut terungkap setelah polisi melakukan klarifikasi terhadap video yang beredar luas di media sosial.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Seorang pria lanjut usia yang sempat viral di media sosial karena dituduh sebagai juru parkir liar di Jakarta Utara ternyata merupakan seorang pensiunan guru. Fakta tersebut terungkap setelah polisi melakukan klarifikasi terhadap video yang beredar luas di media sosial.
Peristiwa dalam video viral itu terjadi di depan Masjid Al Araf, Jalan Tipar Cakung, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Dalam rekaman tersebut, pria lansia itu terlihat diusir oleh penjual bakso karena dituding meminta uang parkir di lokasi berjualan.
“Isi video memperlihatkan seorang laki-laki lanjut usia yang diusir oleh pihak penjual bakso karena yang bersangkutan meminta uang parkir di lokasi penjualan bakso,” ujar pihak kepolisian.
Menindaklanjuti video tersebut, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cilincing, Aiptu Sudarmanto, menemui pria lansia itu pada Senin (9/2/2026). Dari hasil klarifikasi, diketahui bahwa pria tersebut bukan juru parkir liar.
“Dari hasil klarifikasi, diketahui bahwa yang bersangkutan bernama Bapak Candra Harahap, seorang pensiunan guru,” kata Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri, Selasa (10/2/2026).
Kepada polisi, Candra menceritakan kondisi hidupnya saat ini. Ia ditemukan sedang memulung atau mencari barang rongsokan di wilayah RT 03 RW 01 Kelurahan Sukapura. Candra mengaku mengalami musibah setelah surat keputusan (SK) pensiunnya pernah diagunkan.
“Beliau menerangkan bahwa SK pensiun miliknya pernah diagunkan, namun uang yang seharusnya diterima sebesar Rp300 juta diduga telah ditipu oleh pihak lain,” ujar Bobi.
Sehari-hari, Candra mengandalkan penghasilan tidak menentu dari memulung untuk bertahan hidup. Ia mengaku harus melakukan pekerjaan apa saja agar bisa makan.
“Sehari-hari memulung, pendapatan tak tentu. Anak tiga, tak ada yang peduli. Ya kita gini aja, daripada nggak makan,” kata Candra.
Candra juga membantah tuduhan sebagai juru parkir liar. Ia menegaskan tidak pernah mengatur atau memungut uang parkir sebagaimana yang dituduhkan dalam video viral tersebut.
“Saya mah cuma duduk-duduk saja, nggak pernah markir-markir gitu. Tanya aja orang-orang,” ujarnya.
Saat ini, Candra diketahui tinggal seorang diri dan tidak lagi bersama ketiga anaknya. Ia menempati sebuah kontrakan sederhana di lantai dua kawasan padat penduduk di Tipar Cakung dengan biaya sewa Rp250 ribu per bulan. Di dalam kontrakan tersebut terlihat tumpukan kardus bekas dan karung plastik berisi barang-barang hasil memulung.
Kasus ini menjadi perhatian publik dan memicu simpati masyarakat setelah terungkap fakta kehidupan sebenarnya dari pria lansia yang sempat viral tersebut.