Sinergi Lintas Generasi di IKAC: Kolaborasi Sesepuh dan Pengurus Baru Demi Kemajuan Warga Arjawinangun
Kehangatan menyelimuti acara Silaturahmi & Halal Bihalal Ikatan Keluarga Arjawinangun Cirebon (IKAC) yang digelar di Jakarta Selatan, Minggu (3/5). Acara ini menjadi momentum istimewa yang mempertemukan kearifan para tokoh senior dengan semangat inovatif jajaran pengurus baru masa bakti 2026-2030 di bawah kepemimpinan Hj. Evie Kusfayanti sebagai Ketua IKAC.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID – Kehangatan menyelimuti acara Silaturahmi & Halal Bihalal Ikatan Keluarga Arjawinangun Cirebon (IKAC) yang digelar di Jakarta Selatan, Minggu (3/5). Acara ini menjadi momentum istimewa yang mempertemukan kearifan para tokoh senior dengan semangat inovatif jajaran pengurus baru masa bakti 2026-2030 di bawah kepemimpinan Hj. Evie Kusfayanti sebagai Ketua IKAC.
Hadirnya tokoh-tokoh besar seperti Guru Besar Prof. Dr. Zakki Mubarak, MA. selaku pembicara kunci, memberikan suntikan moral yang kuat bagi organisasi. Sinergi ini terlihat jelas dengan dukungan penuh dari jajaran Pembina, yakni Ibu Hj. Latifah Tussiri, Bapak H. Kardaya Warnika, Bapak H. Achwani Bunyaman, dan Bapak H. Enrico Aviyulianto.
Selain itu, deretan tokoh senior di jajaran Penasihat turut mengawal transisi ini, di antaranya Bapak H. Edwin Suryono, Ibu Hj. Asih Sunyoto, Bapak Dr. H. Firman Adi Chandra, MH., Bapak H. Abah Husen, serta Ibu Hj. Hanifah. Kehadiran para tokoh ini menjadi pelita bagi pengurus dalam menjalankan roda organisasi.
Ketua IKAC, Hj. Evie Kusfayanti, yang dalam pelaksanaan program kerjanya dibantu oleh Ibu Hj. Nina Nugroho (Wakil Ketua 1) dan Bapak Mudasir (Wakil Ketua 2), menegaskan bahwa keberhasilan organisasi sangat bergantung pada harmonisasi antara pengalaman para senior dan kecepatan gerak kaum muda.
“Kami yang muda adalah pelaksana lapangan, namun para Pembina dan Penasihat adalah arah bagi kami. Kolaborasi ini adalah kunci agar IKAC tetap relevan dan kuat dalam menjaga nama baik tanah kelahiran,” ungkapnya.
Dalam susunan kepengurusan yang baru ditetapkan, terlihat keterlibatan aktif profesional di berbagai bidang, mulai dari Sekretaris, Bendahara, hingga seksi-seksi teknis seperti Organisasi, Humas, Kerohanian, dan Budaya. Struktur yang solid ini diharapkan mampu menjalankan program-program kemasyarakatan dengan lebih masif dan terstruktur.
Kehadiran para tokoh senior dalam setiap perumusan program, seperti rencana beasiswa pendidikan dan pemberdayaan ekonomi, memastikan bahwa setiap langkah IKAC tetap berpijak pada nilai-nilai luhur kekeluargaan Arjawinangun Cirebon.
Momentum halal bihalal ini pun ditutup dengan optimisme tinggi. Dengan dukungan penuh dari jajaran Pembina dan Penasihat, pengurus di bawah komando Hj. Evie Kusfayanti siap membawa IKAC menjadi organisasi daerah percontohan yang mampu menyatukan potensi warga demi tujuan mulia: Maju Bareng-Bareng Selawase.
Sebagai informasi, IKAC (Ikatan Keluarga Arjawinangun Cirebon) adalah wadah silaturahmi yang mengedepankan sinergi lintas generasi. Dengan bimbingan para sesepuh dan energi pengurus, IKAC berkomitmen memberikan kontribusi sosial nyata bagi seluruh warga Arjawinangun di perantauan maupun secara nasional.