Rudal Iran ke Kapal AS Ditempeli Pesan Misterius, Isinya Bikin Geger
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) merilis rekaman video rudal-rudal yang digunakan untuk menyerang kapal Angkatan Laut Amerika Serikat di Selat Hormuz. Dalam video tersebut terlihat sejumlah rudal ditempeli stiker berisi pesan religius dan penghormatan terhadap korban perang.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID – Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) merilis rekaman video rudal-rudal yang digunakan untuk menyerang kapal Angkatan Laut Amerika Serikat di Selat Hormuz. Dalam video tersebut terlihat sejumlah rudal ditempeli stiker berisi pesan religius dan penghormatan terhadap korban perang.
Dalam video yang dirilis pada Kamis (7/5), seorang anggota IRGC tampak menempelkan stiker bertuliskan “Dan Dia mengirimkan burung-burung berbondong-bondong melawan mereka” pada salah satu rudal sebelum diluncurkan.
Selain itu, terdapat stiker lain bertuliskan “Untuk mengenang para siswi Minab yang gugur”. Pesan tersebut merujuk pada korban tewas dalam serangan mematikan di sebuah sekolah putri di Iran pada awal pecahnya konflik.
Namun demikian, waktu dan lokasi perekaman video tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Sebelumnya, komando gabungan Iran melalui Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya mengumumkan bahwa angkatan bersenjata Iran telah menyerang kapal Angkatan Laut AS di kawasan Selat Hormuz.
Iran menyebut serangan itu dilakukan sebagai balasan atas dugaan pelanggaran gencatan senjata oleh Amerika Serikat. Teheran menuding Washington menyerang dua kapal tanker minyak Iran dan sebuah kapal lainnya.
Selain itu, AS juga disebut melancarkan serangan udara yang menargetkan wilayah pesisir Bandar Khamir, Sirik, dan Pulau Qeshm.
Di sisi lain, militer AS mengaku telah menyerang sejumlah fasilitas militer Iran yang diduga terlibat dalam aksi terhadap pasukan Amerika. Target serangan disebut meliputi lokasi peluncuran rudal dan drone, pusat komando dan kendali, hingga fasilitas intelijen, pengawasan, dan pengintaian.
Meski tensi memanas, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Iran masih tetap berlaku.
Situasi ini terjadi di tengah laporan bahwa kesepakatan antara AS dan Iran disebut semakin dekat. Iran juga mengklaim masih melanjutkan pembahasan terkait gencatan senjata lanjutan dengan Washington.
Sejumlah laporan bahkan menyebut delegasi AS dan Iran kemungkinan akan kembali melanjutkan perundingan di Pakistan pada pekan depan.