indonews

indonews.id

Ponpes di Mesuji Dibakar Massa Diduga Dipicu Isu Pencabulan, Polisi Amankan 1 Orang

Polda Lampung mengungkap penyebab pembakaran Pondok Pesantren Nurul Jadid di Mesuji yang terjadi pada Sabtu (9/5) malam diduga dipicu isu pencabulan yang menyeret pimpinan ponpes tersebut.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

 

Jakarta, INDONEWS.ID - Polda Lampung mengungkap penyebab pembakaran Pondok Pesantren Nurul Jadid di Mesuji yang terjadi pada Sabtu (9/5) malam diduga dipicu isu pencabulan yang menyeret pimpinan ponpes tersebut.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari mengatakan massa sebelumnya sempat meminta pemilik pondok pesantren meninggalkan lokasi. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, pemilik ponpes disebut masih bertahan di dalam area pesantren.

“Dari serangkaian penyelidikan massa ini meminta pemilik ponpes ini untuk tidak lagi ada di ponpes tersebut. Mereka menyatakan bahwa pimpinan ponpes ini melakukan pencabulan,” ujar Yuni, Minggu (10/5), seperti dikutip detik.

Menurutnya, kondisi tersebut memicu kemarahan warga yang sejak awal memantau situasi di lokasi hingga akhirnya terjadi aksi perusakan dan pembakaran bangunan pondok pesantren.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Mesuji AKP M Prenata Al Ghazali membenarkan video kebakaran yang beredar di media sosial merupakan bangunan Ponpes Nurul Jadid.

Prenata menjelaskan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB pada Sabtu malam. Polisi kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam aksi tersebut.

“Ada satu orang yang telah diamankan dan saat ini kami masih terus mengembangkan kasus tersebut,” kata Prenata.

Hingga kini aparat kepolisian masih mendalami motif dan kronologi lengkap pembakaran ponpes tersebut, termasuk dugaan tindak pidana yang menjadi pemicu amukan massa.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas