indonews

indonews.id

Bom Bunuh Diri Hantam Kereta Militer di Pakistan, 24 Tewas dan Puluhan Luka

Sedikitnya 24 orang tewas dan lebih dari 50 lainnya mengalami luka-luka setelah serangan bom bunuh diri menggunakan mobil menghantam sebuah kereta yang membawa tentara di Pakistan. Insiden terjadi di Quetta, ibu kota Provinsi Balochistan, Pakistan barat daya, Minggu (24/5) waktu setempat.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

 

Jakarta, INDONEWS.ID - Sedikitnya 24 orang tewas dan lebih dari 50 lainnya mengalami luka-luka setelah serangan bom bunuh diri menggunakan mobil menghantam sebuah kereta yang membawa tentara di Pakistan. Insiden terjadi di Quetta, ibu kota Provinsi Balochistan, Pakistan barat daya, Minggu (24/5) waktu setempat.

Kelompok separatis Tentara Pembebasan Balochistan mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Ledakan besar itu menghantam jalur kereta hingga menyebabkan sejumlah gerbong terbalik dan terbakar.

Dilaporkan, beberapa rumah dan bangunan di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan parah akibat kuatnya ledakan. Kendaraan dan gerbong kereta yang hangus terlihat tergeletak miring dengan kepulan asap hitam pekat membumbung ke udara.

Media internasional melaporkan suasana panik menyelimuti lokasi kejadian sesaat setelah ledakan terjadi. Tim penyelamat dan aparat keamanan segera dikerahkan untuk melakukan evakuasi korban.

Pemerintah setempat juga menetapkan status darurat di rumah sakit umum Quetta. Dokter dan tenaga medis diperintahkan tetap bersiaga guna menangani lonjakan korban luka.

Dalam beberapa bulan terakhir, Pakistan memang menghadapi peningkatan serangan dari kelompok separatis di wilayah Balochistan. Serangan-serangan tersebut bahkan kerap menyasar pekerja asal China yang terlibat dalam proyek infrastruktur Beijing di kawasan itu.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengecam keras aksi teror tersebut dan menegaskan pemerintah akan terus memerangi terorisme.

“Tindakan terorisme pengecut seperti itu tidak dapat melemahkan tekad rakyat Pakistan. Kami tetap teguh dalam tekad kami untuk memberantas terorisme dalam segala bentuk dan manifestasinya,” ujar Sharif.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas