Viral Baling-Baling Pesawat Diikat Cable Tie, Wings Air Tegaskan Bukan Tanda Kerusakan
Maskapai penerbangan regional Indonesia, Wings Air, buka suara terkait viralnya foto dan video di media sosial yang memperlihatkan salah satu komponen pada bilah baling-baling pesawat tampak diikat menggunakan cable tie atau kabel pengikat.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID – Maskapai penerbangan regional Indonesia, Wings Air, buka suara terkait viralnya foto dan video di media sosial yang memperlihatkan salah satu komponen pada bilah baling-baling pesawat tampak diikat menggunakan cable tie atau kabel pengikat.
Pihak maskapai menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan merupakan indikasi kerusakan pada pesawat, melainkan bagian dari prosedur teknis perawatan yang telah sesuai standar industri penerbangan.
Melalui pernyataan resmi yang diterima pada Jumat (30/5/2026), Wings Air menyampaikan apresiasi terhadap perhatian masyarakat terhadap isu keselamatan penerbangan. Menurut maskapai, tingginya kepedulian publik merupakan hal positif dan sejalan dengan prioritas utama industri aviasi.
Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan bahwa komponen yang terlihat dalam video bukan bagian utama dari struktur baling-baling pesawat.
“Komponen yang terlihat bukan bagian dari struktur utama baling-baling, melainkan lapisan pelindung (deicer) yang berfungsi membantu performa operasional dalam kondisi tertentu. Penggunaan pengikat sementara pada bagian tersebut merupakan bagian dari prosedur perawatan yang telah ditetapkan oleh pabrikan pesawat,” ujar Danang.
Ia menjelaskan, prosedur penggunaan pengikat sementara tersebut mengacu pada Aircraft Maintenance Manual dan hanya dapat dilakukan oleh teknisi berlisensi. Setelah pemasangan dilakukan, teknisi diwajibkan menjalani pemeriksaan lanjutan guna memastikan seluruh komponen tetap bekerja normal tanpa mengganggu performa baling-baling maupun sistem pesawat secara keseluruhan.
Danang menambahkan, dalam dunia penerbangan penggunaan cable tie pada komponen tertentu merupakan prosedur teknis yang terukur dan tidak berkaitan dengan risiko keselamatan penerbangan.
Setiap pesawat, kata dia, selalu menjalani pemeriksaan ketat sebelum dioperasikan, termasuk pengecekan sebelum keberangkatan (pre-flight check) serta pemeriksaan berkala lainnya untuk memastikan kelaikudaraan.
“Pesawat yang menjadi perhatian publik tersebut juga telah menjalani proses pemeriksaan dan pemeliharaan lanjutan sebagai bagian dari verifikasi teknis,” ujarnya.
Langkah itu dilakukan guna memastikan seluruh standar keselamatan, keamanan, dan kelaikudaraan terpenuhi sebelum pesawat kembali dioperasikan.
Wings Air juga menegaskan bahwa tidak ada pesawat yang akan diterbangkan apabila belum memenuhi seluruh persyaratan keselamatan penerbangan. Seluruh keputusan operasional, menurut maskapai, selalu didasarkan pada hasil pemeriksaan teknis oleh personel berwenang sesuai prosedur yang berlaku.
“Kami mengapresiasi masukan masyarakat dan menilai perhatian publik sebagai bagian penting dalam membangun pemahaman terkait standar keselamatan dunia penerbangan yang sangat ketat dan berlapis,” kata Danang.*