indonews

indonews.id

Pengakuan Scaloni Usai Messi Cetak Hattrick: Kami Masih Dibuat Takjub Olehnya

Laga perdana Timnas Argentina kontra Aljazair dibuka dengan aksi cetak gol hattrick sang kapten Lionel Messi.

Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
zoom-in Pengakuan Scaloni Usai Messi Cetak Hattrick: Kami Masih Dibuat Takjub Olehnya
Laga perdana Timnas Argentina kontra Aljazair dibuka dengan aksi cetak gol hattrick sang kapten Lionel Messi.

Jakarta, INDONEWS.ID - Laga perdana Timnas Argentina kontra Aljazair dibuka dengan aksi cetak gol hattrick sang kapten Lionel Messi.

Dua ruang jumpa pers, pelatih Argentina Lionel Scaloni membeberkan rasa kagumnya terhadap Messi.

Bahkan sang pelatih mengaku sulit menjelaskan rasa kagumnya terhadap pemain bernomor punggung 10 itu.  "Sulit untuk dijelaskan," kata Scaloni kepada para wartawan.

"Kami masih dibuat takjub olehnya, meskipun kami melihatnya setiap hari. Dia telah menjadi yang terbaik selama 20 tahun, dan dia masih tampil gemilang di setiap pertandingan," bebernya.

Bagaimana tidak, Lionel Messi mencetak tiga gol (hattrick) dalam kemenangan 3-0 atas Aljazair dalam laga pembuka Grup J Piala Dunia FIFA 2026 pada Selasa (16/6) waktu AS.

Tiga gol itu membuat Messi menyamai jumlah gol Miroslav Klose, yakni 16 gol di Piala Dunia dan Messi berpotensi melewati rekor itu mengingat Piala Dunia dimulai.

Messi menjadi pemain pertama yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia, saat tim Amerika Selatan itu memulai upayanya mempertahankan gelar juara dengan penampilan yang meyakinkan.

Pelatih tim nasional (timnas) Argentina, Lionel Scaloni, mengatakan bahwa Lionel Messi masih terus membuat rekan-rekan setimnya takjub.

"Anda tidak harus menjadi penggemar Argentina untuk mengagumi apa yang telah dia lakukan di usianya saat ini."

Scaloni menyebut pengaruh Messi tidak hanya terlihat dari penampilannya di atas rumput hijau, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan atmosfer yang istimewa di dalam skuad Argentina.

"Saya bisa berbicara selama satu jam hanya untuk membahas dirinya, tetapi Anda harus berada di dalam skuad untuk memahami atmosfer yang dia ciptakan," tutur Scaloni.

"Suatu hari nanti [kariernya] akan berakhir, jadi kita harus menikmatinya selagi masih bisa."

Sang pelatih juga memuji kemampuan adaptasi timnya setelah permainan intensitas tinggi yang diperagakan Aljazair sempat menyulitkan Argentina pada babak pertama.

"Aljazair menyulitkan kami hari ini. Mereka mengandalkan serangan balik dan kami harus merespons dengan cara yang sama."

"Itu bukan ciri khas permainan kami, tetapi kami mampu melakukannya dan menjalani pertandingan ini dengan baik," sambung dia.

Scaloni mengingatkan timnya agar tidak terlena meski Argentina mengawali turnamen tersebut dengan kemenangan yang meyakinkan.

Tim berjuluk Albiceleste itu akan menghadapi Austria di Dallas Stadium pada Senin (22/6), kemudian kembali bermain di venue yang sama melawan Yordania pada 27 Juni.

"Tim ini tahu bahwa siapa pun bisa mengalahkan kami. Namun, jika kami melakukan apa yang harus kami lakukan dan bermain seperti hari ini, akan sangat sulit bagi tim lain untuk mengalahkan kami," imbuhnya.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas