indonews

indonews.id

Tutup Karir dengan Kekalahan 4-6 Lawan Inggris, Pelatih Prancis Mengaku Salah, Mbappe pun Sedih

Pelatih tim nasional Prancis Didier Deschamps mengakhiri masa kepelatihannya persis setelah helatan Piala Dunia perebutan peringkat tiga.

Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador

Jakarta, INDONEWS.ID - Pelatih tim nasional Prancis Didier Deschamps mengakhiri masa kepelatihannya persis setelah helatan Piala Dunia perebutan peringkat tiga.

Melawan Inggris pada duel yang berlangsung di Stadion Miami, Amerika Serikat, Minggu (19/7), Prancis kalah dengan skor 4-6.

Menanggapi hasil minor ini, Deschamps mengakui dirinya membuat kesalahan saat timnya menelan kekalahan 4-6 dari tim nasional Inggris.

Kesalahan yang dilakukan Deschamps adalah ketika Prancis tertinggal empat gol di babak pertama.

Setelah itu, Seschamps lantas melakukan perubahan cepat di babak kedua dengan memasukkan empat pemain sekaligus, yaitu Lucas Digne, Dayot Upamecano, Ousmane Dembele, dan Bradley Barcola.

"Ini adalah kesalahan saya. Saya tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan pada babak pertama," kata Deschamps, dikutip dari laman resmi FIFA, Minggu (19/7).

"Setidaknya, pada babak kedua kami menunjukkan sesuatu, meski kekalahan ini tetap menyakitkan. Tentu saja akan jauh lebih baik jika kami bisa finis di peringkat ketiga," tambah dia.

Empat gol dari Inggris di babak pertama dicetak oleh Declan Rice (3`), Ezri Konsa (18`), dan Bukayo Saka (37`, 45+7`).

Prancis kemudian bangkit di babak kedua dengan membalas tiga gol dalam 20 menit untuk memperkecil kedudukan menjadi 3-4 lewat gol Kylian Mbappe (48`, 66`) dan Bradley Barcola (54`).

Namun, The Three Lions kembali menjauh saat Saka mencetak hattrick lewat penalti (87`). Les Bleus membalas lagi melalui aksi Ousmane Dembele (90+6`), sebelum kemudian Jude Bellingham mengunci kemenangan negaranya pada detik-detik terakhir (90+8`).


Kekalahan ini sekaligus menutup periode kepelatihan Deschamps bersama Prancis selama 14 tahun. Meski kalah di akhir karir, pelatih 57 tahun itu sukses mengantarkan negaranya memenangkan Piala Dunia 2018.

Setelah itu, Les Blues menjadi runner-up Piala Dunia 2022, dan terakhir menjadi tim peringkat keempat Piala Dunia 2026 setelah kalah 4-6 dari Inggirs.

Selain itu, bersama Deschamps, Prancis juga melaju ke laga final Piala Eropa 2016 dan memenangkan Nations League 2021.

"Secara pribadi, perjalanan bersama mereka sungguh luar biasa. Kami menghabiskan delapan pekan bersama sejak awal persiapan, dan itu merupakan pengalaman yang indah."

"Kekecewaan ini hanya terkait hasil di lapangan. Namun, kami juga berhasil menghadirkan emosi bagi jutaan rakyat Prancis. Inilah Piala Dunia, dan tidak ada yang lebih indah daripada itu," tutup di

Kesedihan Mbappe

Sementara kapten timnas Kylian Mbappe mengaku sedih karena tak bisa memberikan kemenangan sebagai kado perpisahan untuk pelatih Didier Deschamps.

Hal ini dikatakan Mbappe setelah Prancis kalah 4-6 dari tim nasional Inggris dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Amerika Serikat, Minggu.

"Pada akhirnya kami tetap kalah, dan itu sangat disayangkan untuk pelatih Didier Deschamps. Kami ingin memberikan sesuatu untuknya," kata Mbappe, dikutip dari laman resmi FIFA, Minggu (19/7).

"Babak pertama memang memberi kesan bahwa kami mengecewakannya, padahal sama sekali bukan itu yang kami inginkan," ujarnya.

Kekalahan ini tak lepas dari penampilan buruk Prancis di babak pertama setelah tertinggal empat gol tanpa balas. Menurut Mbappe, di 45 menit pertama itu, penampilan timnya memalukan dan seolah memberikan kesan tak menghormati mengenakan jersi negara Prancis.

Di titik itu, ia mengungkapkan seluruh pemain saat waktu turun minum benar-benar terpukul. Mbappe pun mengatakan di babak kedua "kami kembali menjadi pemain-pemain kelas dunia", dengan dia mencetak dua gol dan satu assist, meski pada akhirnya tetap kalah 4-6.

"Kami benar-benar terpukul, dan lawan membangunkan kami dengan keras. Pada babak kedua, kami kembali menjadi pemain-pemain kelas dunia, menjadi mesin dengan mentalitas kuat," kata striker Real Madrid itu.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas