Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Dukungan Penuh dari Konfederasi Sepak Bola Afrika
Di tengah kondisi terpojok karena usulan pembentukan FIFA Forward Enterprise, Presiden FIFA Gianni Infantino kembali mendapat dukungan berbagai negara.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID- Di tengah kondisi terpojok karena usulan pembentukan FIFA Forward Enterprise, Presiden FIFA Gianni Infantino kembali mendapat dukungan berbagai negara.
Setelah sebelumnya mendapat dukungan dari PSSI (Indonesia) dan PFF (Philipina) kini dukungan datang dari Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Dukungan penuh CAF juga ditujukan kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) Mattias Grafstrom terkait FIFA Forward Enterprise (FFE).
Dikutip dari laman resmi CAF, Jumat (7/8), Presiden CAF Patrice Motsepe mengatakan, pihaknya menyambut baik `Pembaruan Bersama` yang dicanangkan oleh Infantino dan Grafstrom.
"CAF akan terus berfokus menjadikan sepak bola Afrika sebagai salah satu yang terbaik di dunia serta menegaskan kembali komitmennya untuk mematuhi praktik terbaik dalam tata kelola, transparansi, dan audit berskala global," ungkap Motsepe.
Bagi di Afrika, lanjut dia, kepatuhan terhadap tata kelola, prosedur yang semestinya, dan transparansi merupakan hal yang krusial dan tidak dapat ditawar, mengingat hal-hal tersebut adalah praktik dan perilaku yang diharapkan dari pemerintah, dunia usaha, serta berbagai institusi dan organisasi lainnya.
CAF menyadari terdapat kesalahan dalam proses usulan pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE) yang membuat Dewan FIFA dan Asosiasi Anggota FIFA merasa dikesampingkan dari proses tersebut.
Meskipun begitu, Motsepe memastikan, pihaknya tetap berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan FIFA, asosiasi anggotanya, konfederasi sepak bola lainnya, serta para pemangku kepentingan guna menjamin dan mematuhi praktik terbaik global.
Komitmen tersebut terkait tata kelola, prosedur yang semestinya, dan transparansi, sekaligus berkontribusi pada pengembangan dan kemajuan sepak bola di seluruh dunia.
"CAF juga akan terus berfokus pada pengembangan pemain sepak bola putra dan putri, pelatih dan instruktur, tim nasional dari 54 asosiasi anggota kami, serta liga amatir dan profesional di benua Afrika," tegas Motsepe.
Selain Motsepe, Komite Eksekutif (EXCO) CAF juga secara bulat menegaskan kembali dukungannya terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino serta menyampaikan terima kasih atas dukungannya terhadap sepak bola Afrika selama bertahun-tahun.
Apresiasi juga disampaikan kepada Presiden Infantino, Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafström, dan pihak administrasi FIFA atas penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026 yang sangat sukses.
Diketahui, beberapa waktu terakhir, Gianni Infantino tengah menjadi sorotan setelah menggelar wacana untuk menjual saham Piala Dunia FIFA kepada pihak swasta.
Wacana tersebut memicu reaksi keras dari beberapa pihak, termasuk konfederasi beberapa benua seperti UEFA.
Concacaf hingga AFC juga menentang gagasan tersebut sekaligus menyatakan tak mendukung Infantino pada pemilihan Presiden FIFA selanjutnya.