Federasi Sepak Bola Laos Minta Polisi Selidiki Dugaan Match Fixing Timnas Laos
Federasi Sepak Bola Laos (LFF) meminta kepolisian negara itu segera melakukan investigasi terhadap dugaan match fixing yang melibatkan tim nasional (timnas) Laos.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID- Federasi Sepak Bola Laos (LFF) meminta kepolisian negara itu segera melakukan investigasi terhadap dugaan match fixing yang melibatkan tim nasional (timnas) Laos.
LFF menduga timnas Laos melakukan tindakan tidak terpuji itu selama Piala AFF 2026 karena adanya beberapa kejanggalan.
Sebagaimana diberitakan media Soha, LFF mengirimkan laporan ke kepolisian pada 7 Agustus.
Dalam laporan tersebut, LFF tidak langsung menuliskan nama-nama pemain yang dicurigai.
Mereka justru meminta kepolisian melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk bisa menentukan dugaan mereka terhadap keterlibatan timnas Laos.
Langkah ini terbilang serius karena LFF sepertinya tidak lagi mau menangani masalah ini secara internal sesuai dengan aturan yang ada.
Diketahui, pada ajang Piala AFF 2026, Laos tampil sangat buruk karena jadi juru kunci dan tidak bisa memberikan perlawanan berarti.
Parahnya, Laos tak mampu meraih poin karena tak memenangkan satu laga pun dari empat laga yang telah dimainkan.
Lebih buruk lagi, dari empat laga itu, Laos kebobolan 20 gol dan hanya mampu mencetak tiga gol saja.
Artinya, rerata mereka kebobolan 5 gol per laga. Dan catatan paling menyakitkan yaitu 3 kartu merah dan 12 kartu kuning dalam empat pertandingan.
Jumlah kartu itu dinilai terlalu banyak untuk empat laga saja.
Jelas dengan hasil yang cukup janggal itu, federasi menduga ada pihak-pihak tertentu turut mempengaruhi hasil dan karena itu perlu diusut