indonews

indonews.id

Sebanyak 2.065 ASN Disiapkan Jadi Komcad, Jalani Pelatihan Militer 1,5 Bulan hingga Oktober

Ribuan aparatur sipil negara (ASN) melangkah memasuki lapangan upacara dengan seragam dan barisan yang tertata. Di antara mereka terdapat 748 ASN perempuan dan 1.317 ASN laki-laki yang akan meninggalkan rutinitas birokrasi untuk sementara waktu demi menjalani pendidikan militer sebagai bagian dari komponen cadangan (komcad).

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID - Ribuan aparatur sipil negara (ASN) melangkah memasuki lapangan upacara dengan seragam dan barisan yang tertata. Di antara mereka terdapat 748 ASN perempuan dan 1.317 ASN laki-laki yang akan meninggalkan rutinitas birokrasi untuk sementara waktu demi menjalani pendidikan militer sebagai bagian dari komponen cadangan (komcad).

Sebanyak 2.065 ASN tersebut resmi dilepas untuk mengikuti pelatihan komcad gelombang kedua. Mereka akan menjalani pendidikan selama sekitar 1,5 bulan di sejumlah fasilitas pelatihan milik TNI. Bagi para peserta, pelatihan ini menjadi pengalaman berbeda karena tuntutan disiplin, ketahanan fisik, kepemimpinan, dan kerja sama yang selama ini tidak menjadi bagian utama dari tugas administratif mereka sebagai ASN.

Pelepasan peserta komcad gelombang kedua dilakukan melalui upacara di Lapangan Brigade Parako I Pasgat, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (24/8/2026).

Berdasarkan pantauan media di lokasi sebagaimana dikutip Antara, upacara dimulai sekitar pukul 08.45 WIB. Prosesi diawali dengan masuknya para ASN dari sisi kanan dan kiri lapangan. Seluruh peserta kemudian menempati posisi yang telah ditentukan. Mereka berasal dari berbagai kementerian dan lembaga yang berada di wilayah Jakarta.

Sebanyak 748 peserta merupakan ASN perempuan, sedangkan 1.317 lainnya merupakan ASN laki-laki. Para peserta selanjutnya akan menjalani pelatihan selama sekitar 1,5 bulan di lima lokasi pelatihan yang disiapkan TNI.

Pelatihan komcad bagi ASN ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia sebagai komponen cadangan pertahanan negara. Setelah menyelesaikan pendidikan, para ASN akan kembali ke instansi masing-masing untuk melanjutkan tugas kedinasan.

Sebelumnya Pelatihan Manajer Koperasi Juga Diubah

Model pelatihan yang melibatkan aparatur dan calon pengelola program pemerintah melalui pendidikan bernuansa kedisiplinan sebelumnya juga diterapkan kepada calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kelurahan Merah Putih) dan Koperasi Nelayan Merah Putih.

Dalam pelatihan tersebut, format pendidikan yang semula menggunakan pola latihan dasar kemiliteran (latsarmil) kemudian disesuaikan menjadi Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial. Materinya lebih diarahkan pada pembentukan disiplin, karakter, kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, wawasan kebangsaan, serta kemampuan manajerial.

Penyesuaian itu dilakukan setelah pemerintah mengevaluasi pelaksanaan pelatihan sebelumnya, termasuk aspek kesehatan peserta dan metode latihan fisik. Pelatihan kemudian diarahkan agar tetap membangun kedisiplinan dan karakter tanpa mengedepankan aspek taktis dan teknis militer.

Sementara itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sebelumnya telah menutup pendidikan latihan dasar militer (latsarmil) komcad ASN gelombang pertama pada Jumat (5/6/2026).

Gelombang pertama tersebut diikuti 1.758 personel komcad ASN. Mereka menjalani pendidikan selama sekitar 1,5 bulan di sejumlah satuan TNI.

Beberapa lokasi pendidikan antara lain Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes), Skadron Pendidikan (Skadik) 301, Pusat Bahasa TNI Angkatan Udara (Pusbahasa TNI AU), Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya, serta Pasukan Marinir (Pasmar) 1 Cilandak.

Setelah menyelesaikan pendidikan militer, para ASN peserta komcad gelombang pertama dikembalikan ke instansi masing-masing untuk kembali menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara. Dengan dilepasnya 2.065 peserta gelombang kedua, jumlah ASN yang mengikuti pendidikan komcad dalam dua gelombang tersebut mencapai 3.823 orang.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas