Jakarta, INDKNEWS.ID--Coco Gauff sukses menyingkirkan sesama petenis Amerika Serikat Jessica Pegula dengan skor 6-2, 6-4 pada duel final di Cincinnati, Senin WIB.
Dengan kemenangan tersebut, Gauff menjuarai Cincinnati Open 2026. Ini menjadi gelar kedua Gauff di turnamen WTA 1000 Cincinnati sekaligus trofi pertamanya pada WTA Tour tahun ini.
Pada turnamen Cincinnati 2023 ia meraih trofi lalu merebut gelar Grand Slam pertama di US Open pada tahun yang sama.
Gauff sendiri merasa penampilannya kali ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya.
"Menurut saya, pemain yang saya sekarang benar-benar berbeda dengan saya tahun lalu," kata Gauff dikutip dari WTA.
"Saya rasa ini merupakan perjalanan yang panjang, tetapi saya bahagia," imbuhnya.
Gauff tampil dominan sejak awal pertandingan dan tidak pernah berada dalam posisi tertinggal.
Petenis berusia 22 tahun itu bahkan langsung memimpin 5-0 dalam waktu kurang dari 30 menit.
Pegula sempat memperpanjang pertandingan ketika Gauff gagal menutup laga saat memimpin 6-2, 5-2.
Namun, Gauff segera bangkit dengan mematahkan servis Pegula tanpa kehilangan poin untuk memastikan kemenangan dalam waktu satu jam 14 menit.
Penampilan Gauff sepanjang turnamen juga menunjukkan konsistensi yang mengesankan.
Setelah kehilangan set pertama pada pertandingan pembuka melawan Liudmila Samsonova, ia memenangi 12 set berikutnya dan hanya kehilangan 32 gim.
Gelar tersebut sekaligus membuat Gauff bergabung dengan Serena Williams dan Victoria Azarenka sebagai petenis putri yang telah dua kali menjuarai turnamen WTA 1000 Cincinnati.
Statistik menunjukkan, pada final, Gauff memenangi 65 persen poin dari servis pertamanya, sementara Pegula hanya mencatat 47 persen. Ia juga sukses mengonversi lima dari enam peluang break point.
Gauff mengatakan performanya di Cincinnati memberikan tambahan kepercayaan diri menjelang US Open.
Meski demikian Gauff tidak menganggap gelar tersebut sebagai jaminan untuk kembali berjaya di New York.
"Saya merasa semakin percaya diri dalam mempercayai kerja keras yang sudah saya lakukan dan latihan yang saya jalani di setiap pertandingan," kata Gauff.
"Mengetahui bahwa saya mampu melewati pertandingan-pertandingan ini akan sangat membantu. Di New York tentu akan sulit, tetapi saya tahu kualitas kemenangan yang saya raih pekan ini."
Gauff berharap pengalaman dan kemenangan di Cincinnati dapat menjadi modal ketika ia kembali tampil di US Open.
"Saya tidak berpikir ini merupakan indikator bahwa saya akan tampil bagus di New York. Namun, dengan mengetahui kualitas pertandingan yang saya jalani pekan ini, semoga saya bisa menggunakan pengalaman tersebut," ujar Gauff.