Ekowisata EIGER Nature
Ekowisata EIGER Nature
Reporter: luska
Redaktur: Rikard Djegadut
Bogor, INDONEWS.ID – Menjelang pembukaannya untuk publik, EIGER memperkenalkan EIGER Nature, wajah baru dari perjalanan pengembangan destinasi ekowisata EIGER di Bogor, Jawa Barat. Hadir dengan identitas dan semangat baru, EIGER Nature merupakan wujud komitmen EIGER untuk menghadirkan ekowisata yang memberikan pengalaman, makna, pembelajaran, serta dampak positif bagi alam, budaya, dan masyarakat.
Perubahan dari EIGER Adventure Land menjadi EIGER Nature bukan sekadar pergantian nama, tetapi bagian dari perjalanan EIGER untuk memperjelas kembali tujuan dan arah pengembangan destinasi yang tumbuh dari kecintaan terhadap alam dan petualangan.
“EIGER Nature merupakan bagian dari perjalanan panjang EIGER untuk terus belajar dari alam, budaya, dan manusia. Perubahan ini bukan sekadar tentang nama, tetapi tentang komitmen kami untuk membangun ekowisata yang dapat menjadi berkat bagi pengunjung, alam, budaya, dan masyarakat,” ujar Direktur Utama EIGER Nature, Imanuel Wirajaya.
EIGER Nature dikembangkan dengan pendekatan 3E Ekowisata, yakni Ekologi, Etnologi, dan Ekonomi, yang kemudian dikembangkan menjadi kerangka 7E, yaitu Ekologi, Etnologi, Ekonomi, Edukasi, Estetika, Etika, dan Entertainment. Kerangka ini menjadi landasan dalam merancang kawasan, program, serta pengalaman pengunjung.
Melalui pendekatan tersebut, EIGER Nature ingin memastikan aktivitas pariwisata dapat berjalan berdampingan dengan konservasi alam, pelestarian budaya, edukasi, serta pemberdayaan masyarakat, sekaligus menghadirkan pengalaman yang menarik dan bermakna bagi pengunjung.
“Bagi kami, ekowisata bukan sekadar membawa orang ke alam. Ekowisata harus mampu membangun hubungan yang lebih baik antara manusia, alam, budaya, dan masyarakat, sekaligus memberikan manfaat yang berkelanjutan,” kata Imanuel.
Komitmen terhadap keberlanjutan telah dilakukan sejak tahap pengembangan melalui penghijauan dengan penanaman lebih dari 120.000 pohon serta 8 juta semak dan tanaman penutup tanah, pemulihan lahan, pendataan keanekaragaman hayati, pengelolaan air dan hidrologi, hingga pengembangan sistem pengelolaan sampah.
Dari sisi sosial dan ekonomi, pengembangan EIGER Nature telah melibatkan lebih dari 500 tenaga kerja, termasuk sekitar 300 orang dari masyarakat sekitar. Saat beroperasi, destinasi ini diproyeksikan dapat membuka lebih dari 1.200 lapangan pekerjaan.
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, sebanyak 5 persen dari laba bersih EIGER Nature akan dialokasikan untuk mendukung program pelestarian alam, pelestarian budaya, dan peningkatan kualitas hidup manusia, termasuk konservasi, pengelolaan limbah, serta program 1 Ticket 1 Tree.
EIGER Nature dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang mengintegrasikan alam, petualangan, budaya, konservasi, dan hospitality melalui berbagai atraksi seperti Suspension Bridge, Tree House & Net Adventure, Cultural Walk, Playscape, Nature Walk, Forest Adventure, serta pengalaman menginap di Forest Camp yang terdiri atas Camping Ground, Glamping, dan Cabin. “Pada akhirnya, kami ingin orang tidak hanya datang untuk menikmati alam, tetapi juga pulang membawa pengalaman, pemahaman, dan makna yang baru,” ujar Imanuel. Dengan semangat tersebut, EIGER Nature hadir untuk memberikan manfaat bagi manusia, alam, dan masyarakat sekaligus menciptakan pengalaman bermakna bagi generasi kini dan mendatang.