indonews

indonews.id

Mengejutkan! Wapres Mengundurkan Diri Gegara Tak Lagi Akur dengan Presiden

Keputusan Wakil Presiden Tanzania, Emmanuel Nchimbi yang mengundurkan diri dari jabatannya mengejutkan publik.

Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
zoom-in Mengejutkan! Wapres Mengundurkan Diri Gegara Tak Lagi Akur dengan Presiden
Keputusan Wakil Presiden Tanzania, Emmanuel Nchimbi yang mengundurkan diri dari jabatannya mengejutkan publik.

Jakarta, INDONEWS- ID - Keputusan Wakil Presiden Tanzania, Emmanuel Nchimbi yang mengundurkan diri dari jabatannya mengejutkan publik.

Keputusan Nchimbi terbilang spektakuler karena baru pertama kali terjadi di negara Afrika Timur tersebut. Ini menjadi catatan,sejarah baru yang langka terjadi.

Berdasarkan laporan BBC International yang dikutip Indonesia pada Sabtu (29/08//), merupakan implikasi dari keretakan hubungan dengan Presiden Samia Suluhu Hassan dalam beberapa pekan terakhir.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, politisi berusia 54 tahun itu menyatakan mundur demi menghormati kehendak presiden.

Kabar mengenai pengunduran diri Wapres ini telah dibenarkan oleh pihak kepresidenan serta sumber internal kantornya.

Dalam unggahan, Emmanuel menyatakan, dirinya akan pensiun dari kehidupan publik pada akhir pekan depan.

Tercatat, pengunduran diri ini terjadi kurang dari 10 bulan setelah ia dilantik sebagai wakil dari Samia.

Perlu diketahui, sebelumnya, mereka berdua adalah pasangan yang memenangkan pemilihan presiden pada Oktober tahun lalu, dan resmi dilantik pada November setelah menang mayoritas suara 98%.

Pemilu tersebut dipenuhi sengketa yang memicu kekerasan hingga berujung pada kematian sedikitnya 500 orang.

Kelompok oposisi dan organisasi hak asasi manusia bahkan menuduh pasukan keamanan melakukan tindakan keras dan brutal terhadap para pengunjuk rasa anti-pemerintah pasca pemungutan suara.

Terkait keputusannya untuk lengser, Emmanuel menyinggung janji yang pernah ia buat kepada Samia. Sebelumnya ia mengatakan, dirinya siap meletakkan jabatannya jika sang presiden menginginkan wakil yang baru.

"Saya telah menjadi yakin, tanpa keraguan, bahwa presiden menginginkan perubahan, dan oleh karena itu saya telah memutuskan untuk memenuhi janji saya," ungkap-nya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada presiden dan kepada partai penguasa Chama Cha Mapinduzi (CCM) atas kepercayaan mereka, serta kepada seluruh rakyat Tanzania atas dukungannya.

Ia menegaskan bahwa ia meninggalkan jabatannya sesuai dengan konstitusi negara dan akan terus menjadi warga negara Tanzania yang baik.

Keretakan hubungan dengan Samia diduga kuat dipicu oleh sejumlah pernyataan kontroversial yang dilontarkan Emmanuel dalam beberapa pekan terakhir.

Pada bulan lalu, ia secara terbuka mendesak rakyat Tanzania untuk memperjuangkan konstitusi baru dan berargumen bahwa ada peluang untuk mengamankannya sebelum tahun 2030.

Ia mengaitkan kehadiran konstitusi baru tersebut sebagai jalan keluar untuk mengatasi ketidakadilan, memperkuat hak asasi manusia, tata kelola pemerintahan yang baik, serta demokrasi.

Diketahui, Emmanuel sebelumnya pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal CCM dan memegang berbagai posisi strategis di pemerintahan.

Ia pernah menjabat sebagai Menteri Informasi dan Dalam Negeri, sebelum akhirnya menjadi Duta Besar Tanzania untuk Brasil dan Mesir.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas