Salat Istisqa dan Sedekah, Ikhtiar PTPN IV Regional IV Mengetuk Pintu Langit
Salat Istisqa dan Sedekah, Ikhtiar PTPN IV Regional IV Mengetuk Pintu Langit
Reporter: luska
Redaktur: Rikard Djegadut
Batanghari, INDONEWS.ID – Musim kemarau berkepanjangan yang memicu kekeringan serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional IV Jambi–Sumatera Barat.
Sebagai bentuk ikhtiar menghadapi kondisi tersebut, PTPN IV Regional IV melaksanakan Salat Istisqa di sejumlah unit kebun yang berada di wilayah Jambi dan Sumatera Barat. Kegiatan serupa juga dilaksanakan Unit Kebun Batanghari dengan melibatkan karyawan dan masyarakat sekitar, sekaligus menyalurkan paket sembako kepada warga di sejumlah desa di Kabupaten Batanghari, Selasa (1/9/2026).
Salat Istisqa di Unit Kebun Batanghari dilaksanakan di lapangan Kantor Unit Kebun Batanghari sekitar pukul 08.00 WIB. Bertindak sebagai imam H. Muhammad Nur Shodiq, sedangkan khotbah disampaikan oleh H. Khaidir Ali.
Kegiatan tersebut diikuti Manajer Kebun Batanghari Arief Kurniawan, jajaran karyawan kebun batanghari PTPN IV Regional IV. Dengan khusyuk, para peserta memanjatkan doa memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan setelah kemarau yang berlangsung cukup panjang.
“Kami berikhtiar mengetuk pintu langit, memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan dan mengakhiri musim kemarau. Selain melaksanakan Salat Istisqa bersama masyarakat, kami juga menyalurkan sedekah berupa paket sembako kepada warga yang membutuhkan,” ujar Manajer Kebun Batanghari PTPN IV Regional IV, Arief Kurniawan, didampingi Asisten Personalia Kebun Andraw Nur Rahmad.
Usai pelaksanaan Salat Istisqa, jajaran manajemen dan karyawan Kebun Batanghari melanjutkan kegiatan sosial dengan menyalurkan paket sembako kepada masyarakat di Desa Batin, Desa Awin, dan Desa Baru, Kabupaten Batanghari.
Setiap paket bantuan berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, teh dan kopi, mi instan, telur 10 butir, serta garam. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang terdampak kondisi kemarau.
Menurut Arief, pelaksanaan Salat Istisqa dan penyaluran sedekah merupakan bagian dari ikhtiar spiritual sekaligus bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Kami berharap doa yang dipanjatkan bersama dapat segera dikabulkan Allah SWT dengan turunnya hujan. Kehadiran hujan tentu sangat berarti bagi masyarakat yang mulai mengalami kesulitan air, sekaligus membantu mengurangi risiko dan dampak karhutla serta kabut asap,” katanya.
Pelaksanaan Salat Istisqa di sejumlah kebun PTPN IV Regional IV Jambi–Sumatera Barat tersebut juga menjadi bagian dari kebersamaan perusahaan, karyawan, dan masyarakat dalam menghadapi dampak musim kemarau. Melalui ikhtiar, doa, dan kepedulian sosial, perusahaan berharap kondisi cuaca segera membaik serta aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan lebih nyaman.