Sebelum Membentuk Diri, Bangun Relasi yang Baik
Manusia sering berpikir bahwa kemampuan dan keberhasilan adalah hasil dari usaha individu. Namun, ada satu hal yang sering terlupakan: sebelum ada obyek, ada relasi yang membentuknya.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Manusia sering berpikir bahwa kemampuan dan keberhasilan adalah hasil dari usaha individu. Namun, ada satu hal yang sering terlupakan: sebelum ada obyek, ada relasi yang membentuknya.
Gagasan tersebut disampaikan Dr. Kun Wardana Abyoto dalam sebuah diskusi mengenai Theory of Relationships. Menurutnya, manusia tidak pernah tumbuh dalam ruang kosong. Pengetahuan, karakter, pengalaman, dan kemampuan seseorang terbentuk melalui hubungan dengan orang lain dan lingkungannya.
"Kalau kita ingin menjadi manusia yang lebih baik, jangan hanya memperbaiki diri. Perbaiki juga relasi yang kita bangun," ujar Kun Wardana.
Dalam kehidupan sehari-hari, konsep tersebut dapat ditemukan dalam nilai-nilai yang sederhana: silaturahmi, gotong royong, berbagi, saling menolong, dan kekeluargaan.
Seseorang mungkin memiliki kemampuan yang terbatas ketika berjalan sendiri. Namun ketika kemampuan itu terhubung dengan kemampuan orang lain, lahirlah sesuatu yang lebih besar.
Karena itu, menurut Kun Wardana, relasi bukan sekadar hubungan sosial. Relasi adalah ruang tempat kemampuan manusia berkembang.
"Orang lain bukan selalu pesaing kita. Bisa jadi, melalui hubungan dengan mereka, kita menemukan kemampuan dalam diri kita yang sebelumnya belum pernah muncul," katanya.
Di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), gagasan ini menjadi semakin penting. Teknologi dapat memperkuat kemampuan manusia, tetapi hubungan antarmanusia tetap menjadi fondasi untuk membangun kepercayaan, kolaborasi, dan kehidupan bersama.
Pada akhirnya, membangun manusia bukan hanya tentang membuat seseorang menjadi lebih pintar, tetapi juga membuatnya mampu terhubung, berbagi, dan bertumbuh bersama.
Sebab, kita tidak menjadi lebih kuat hanya karena berdiri sendiri. Kita menjadi lebih kuat ketika terhubung dengan orang lain dan saling menguatkan.