Hendak Transaksi Senjata Api, Wadanyon OPM Kodap 35 Ditangkap TNI di Yahukimo
TNI menangkap Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu, di Bandara Nop Goliat, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (19/9/2026).
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID – TNI menangkap Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu, di Bandara Nop Goliat, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (19/9/2026).
Abdon diamankan saat tiba di Bandara Nop Goliat menggunakan pesawat Trigana Air PK-YSC. Penangkapan dilakukan personel Yonif 462 Pasgat bersama Satgas Mandala Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III.
Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal, Abdon mengaku datang ke Dekai untuk melakukan transaksi pembelian sejumlah senjata api.
“Kepada personel TNI, Abdon Kisamdu mengaku tujuannya ke Dekai, Yahukumo, untuk melakukan transaksi pembelian sejumlah senjata api dari seseorang di daerah Kali Seng Yahukumo,” kata Lucky dalam keterangan tertulis, Minggu (20/9/2026).
Selain mengamankan Abdon, personel TNI menemukan bukti percakapan pada gawai miliknya yang diduga berkaitan dengan rencana transaksi senjata tersebut.
Temuan percakapan itu selanjutnya didalami untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai aktivitas dan rencana transaksi yang diduga akan dilakukan Abdon.
Terpisah, Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas mengatakan TNI akan terus memperkuat pengamanan di wilayah Papua guna mencegah berbagai aktivitas ilegal yang berpotensi mengganggu keselamatan masyarakat.
“TNI akan bertindak tegas dan terukur terhadap setiap aktivitas yang mengancam keselamatan masyarakat, terlebih penggunaan senjata yang dapat membahayakan nyawa orang-orang tak berdosa,” kata Nas.
Proses pemeriksaan terhadap Abdon Kisamdu masih dilakukan untuk mendalami dugaan rencana pembelian senjata api tersebut serta aktivitas lainnya yang berkaitan dengan jaringan OPM Kodap 35 Bintang Timur.