indonews

indonews.id

Mahasiswa MSDMA Politeknik STIA LAN Jakarta Pelajari Sistem Informasi Manajemen Pengembangan SDM di PPSDM KEBTKE Kementerian ESDM

Dalam upaya memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai penerapan teknologi informasi dalam pengelolaan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM), sebanyak 48 mahasiswa Angkatan 2024 Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur (MSDMA) Politeknik STIA LAN Jakarta melaksanakan kunjungan pembelajaran ke Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada Rabu (28/10/2026), pukul 10.00 WIB.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID – Dalam upaya memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai penerapan teknologi informasi dalam pengelolaan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM), sebanyak 48 mahasiswa Angkatan 2024 Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur (MSDMA) Politeknik STIA LAN Jakarta melaksanakan kunjungan pembelajaran ke Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada Rabu (28/10/2026), pukul 10.00 WIB.

Kegiatan ini didampingi oleh Budi Fernando Tumanggor, S.S., M.B.A. selaku dosen pendamping dan bertujuan memberikan pengalaman pembelajaran secara langsung mengenai pemanfaatan sistem informasi manajemen dalam mendukung tata kelola pengembangan kompetensi SDM di lingkungan instansi pemerintah.

Rombongan mahasiswa diterima oleh Dian Mardiarin Ismail, M.Si., Analis SDM Aparatur Ahli Madya sekaligus Subkoordinator Organisasi dan Tata Laksana di lingkungan PPSDM KEBTKE Kementerian ESDM.

Kunjungan diawali dengan sesi pemaparan narasumber yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari peran sistem informasi manajemen dalam mendukung proses pengelolaan SDM, khususnya terkait perencanaan pengembangan kompetensi, pengelolaan informasi pelatihan, serta pentingnya data yang terintegrasi dalam mendukung pengambilan keputusan organisasi.

Melalui pembelajaran ini, mahasiswa diajak memahami bahwa transformasi digital dalam manajemen SDM tidak hanya berkaitan dengan penggunaan aplikasi atau teknologi, tetapi juga dengan bagaimana informasi dikelola secara sistematis, akurat, dan berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas serta akuntabilitas penyelenggaraan pengembangan kompetensi aparatur.

Sesi pemaparan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai tantangan dan peluang penerapan sistem informasi manajemen SDM di sektor publik. Interaksi tersebut menjadi sarana untuk menghubungkan konsep akademik yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik tata kelola organisasi pemerintah.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilaksanakan penyerahan cendera mata dan sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi atas penerimaan serta kesempatan pembelajaran yang diberikan oleh PPSDM KEBTKE Kementerian ESDM.

Kegiatan kemudian ditutup dengan kunjungan langsung ke berbagai fasilitas pelatihan yang dimiliki PPSDM KEBTKE. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai lingkungan dan sarana pendukung penyelenggaraan pengembangan kompetensi SDM, sekaligus memperluas perspektif tentang pentingnya keterpaduan antara teknologi informasi, infrastruktur pembelajaran, dan kebutuhan kompetensi organisasi.

Kunjungan ini memiliki nilai strategis dalam mendukung pembelajaran berbasis praktik (experiential learning), khususnya bagi mahasiswa MSDMA sebagai calon praktisi dan profesional di bidang manajemen sumber daya manusia aparatur. Pemahaman terhadap sistem informasi manajemen diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menganalisis kebutuhan pengembangan kompetensi, memahami pengelolaan data SDM, serta mengidentifikasi peluang inovasi digital dalam tata kelola kepegawaian.

Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Politeknik STIA LAN Jakarta untuk memperkuat keterhubungan antara pendidikan tinggi terapan dan kebutuhan nyata instansi pemerintah. Dengan mempertemukan mahasiswa secara langsung dengan praktik pengelolaan SDM di lapangan, proses pembelajaran diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki wawasan aplikatif, kemampuan analitis, serta kesiapan menghadapi tantangan transformasi digital birokrasi.

Melalui kegiatan ini, Politeknik STIA LAN Jakarta terus mendorong terwujudnya pendidikan tinggi terapan yang relevan, adaptif, dan berdampak dalam mendukung pengembangan aparatur yang kompeten serta tata kelola pemerintahan yang semakin profesional.*


© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas