Jakarta, INDONEWS.ID - Politeknik STIA LAN Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Uji Kompetensi Batch II Tahun 2026 pada Kamis, 29 Oktober 2026 di Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya institusi dalam mempersiapkan peserta menghadapi uji kompetensi sesuai dengan skema sertifikasi dan bidang keahlian masing-masing program studi.
Pembekalan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pelaksanaan uji kompetensi, ruang lingkup materi yang akan diujikan, serta kompetensi yang harus dipenuhi berdasarkan standar skema sertifikasi. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat mempersiapkan diri secara optimal, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap profesional, sehingga mampu menunjukkan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Pelaksanaan Pembekalan Uji Kompetensi Batch II Tahun 2026 melibatkan sejumlah asesor yang memiliki keahlian sesuai dengan bidang sertifikasi. Skema sertifikasi yang disiapkan mencakup bidang kewirausahaan industri, analisis kebijakan, perencanaan sumber daya manusia, serta pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia.
Empat Skema Sertifikasi untuk Penguatan Kompetensi Peserta.
Pembekalan Uji Kompetensi Batch II Tahun 2026 mencakup empat skema sertifikasi yang berasal dari tiga program studi di lingkungan Politeknik STIA LAN Jakarta.
1. Program Studi Administrasi Bisnis Sektor Publik
Pada Program Studi Administrasi Bisnis Sektor Publik, skema sertifikasi yang diselenggarakan adalah Sertifikasi Kualifikasi Jenjang 5 Bidang Kewirausahaan Industri. Skema ini diarahkan untuk mengukur dan memperkuat kompetensi peserta dalam bidang kewirausahaan industri, termasuk kemampuan yang relevan dengan pengelolaan usaha dan pengembangan aktivitas bisnis.
Asesor yang terlibat dalam skema ini adalah: Anita, S.Kom., MTI; Budi Priyono, S.E., M.M.; Karnida Retta Ginting, S.E., M.M dan Nurmita Sari, S.E., M.M.
Melalui pembekalan ini, peserta diharapkan memahami kompetensi yang perlu dipersiapkan serta mampu menunjukkan kemampuan sesuai dengan standar sertifikasi yang ditetapkan.
2. Program Studi Administrasi Pembangunan Negara
Program Studi Administrasi Pembangunan Negara menyelenggarakan pembekalan untuk Skema Sertifikasi Okupasi Analis Kebijakan Ahli Pertama. Skema ini berorientasi pada penguatan kompetensi dalam bidang analisis kebijakan, yang merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung proses perumusan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan publik.
Asesor yang terlibat dalam skema ini meliputi: Nila Kurniawati, S.A.P., M.A.P.; Dra. Hamidah Rosidanti S., MEM.; Risky Yustiani Posumah, S.Sos., M.P.A. dan Aulia Rahmawati, S.Sos., M.Si.
Melalui skema sertifikasi ini, peserta diharapkan memiliki kesiapan untuk menunjukkan kompetensi analisis kebijakan secara sistematis, berdasarkan kebutuhan organisasi dan permasalahan kebijakan publik yang dihadapi.
3. Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur – Skema Analis Senior Perencanaan SDM
Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur menghadirkan pembekalan untuk Skema Sertifikasi Okupasi Analis Senior Perencanaan SDM. Skema ini menitikberatkan pada kompetensi perencanaan sumber daya manusia, termasuk kemampuan dalam menganalisis kebutuhan SDM dan mendukung perencanaan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Asesor yang bertugas dalam skema ini adalah: Porman Lumban Gaol, S.Si., M.M. dan Rima Ranintya Yusuf, S.Si., M.M.
Pembekalan diharapkan dapat membantu peserta memahami aspek-aspek kompetensi yang harus dipenuhi serta meningkatkan kesiapan dalam menghadapi proses asesmen sesuai dengan bidang okupasi yang dipilih.
4. Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur – Skema Analis Senior Pelatihan dan Pengembangan
Selain perencanaan SDM, Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur juga menyelenggarakan pembekalan untuk Skema Sertifikasi Okupasi Analis Senior Pelatihan dan Pengembangan.
Skema ini berfokus pada kompetensi dalam menganalisis kebutuhan pelatihan, merencanakan program pengembangan kompetensi, serta mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Asesor yang terlibat dalam skema ini adalah: Budi Fernando Tumanggor, S.S., M.B.A. Bambang Suhartono, S.Sos., M.E.
Melalui pembekalan ini, peserta diharapkan dapat memahami ruang lingkup kompetensi yang dipersyaratkan serta mempersiapkan diri untuk menunjukkan kemampuan profesional dalam bidang pelatihan dan pengembangan SDM.
Penyelenggaraan Pembekalan Uji Kompetensi Batch II Tahun 2026 merupakan salah satu langkah strategis Politeknik STIA LAN Jakarta dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan kompetensi yang terukur dan relevan dengan kebutuhan profesi.
Uji kompetensi tidak hanya menjadi sarana untuk mengukur penguasaan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun profesionalisme, meningkatkan kepercayaan terhadap kemampuan individu, serta mendorong kesiapan peserta dalam menghadapi tuntutan dunia kerja yang terus berkembang.
Dengan adanya pembekalan yang melibatkan asesor sesuai bidang keahlian, peserta diharapkan memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai proses asesmen, kompetensi yang harus ditunjukkan, dan pentingnya memenuhi standar profesional dalam bidang masing-masing.
Politeknik STIA LAN Jakarta terus berkomitmen mendukung pengembangan kompetensi peserta didik dan sumber daya manusia melalui kegiatan pembelajaran, pembekalan, dan sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan organisasi serta perkembangan dunia kerja.
Melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Batch II Tahun 2026, diharapkan para peserta dapat mengikuti proses asesmen dengan baik, memperoleh hasil yang optimal sesuai kompetensi masing-masing, serta menjadi sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan berdaya saing.