indonews

indonews.id

Makan Nasi Tumpah Kari di Kedai Aceh Lampoh Kemang, Gratis 2 Tiket Film Laksamana Malahayati

Reporter: rio apricianditho
Redaktur: indonews

Jakarta, INDONEWS.ID - Sambil menyantap sepiring nasi di Kedai Aceh Lampoh Kemang, Anda bisa bawa pulang 2 tiket gratis film Pasukan 1000 Janda yang beceritera tentang kepahlawanan Laksamana Malahayati. 

Bukan itu saja, setelah menonton film tersebut yang mulai tayang pada 12 November 2026, potongan tiket tersebut bisa ditukar dengan mie Aceh original atau produk lainnya senilai Rp 30 ribu untuk menu di Lampoh Kemang dan cabang-cabang Lampoh.

“Kedai Aceh Lampoh menjadi official partner Film Pasukan 1000 Janda. Ini salah satu ikhtiar Lampoh mendukung karya anak bangsa yang memproduksi film bergenre sejarah pahlawan nasional dari Aceh,” ungkap CEO Lampoh, Teuku Ismuhadi, Minggu (8/11/2026) di Jakarta.

Ismuhadi menuturkan, Lampoh menawarkan kepada konsumen untuk menikmati kuliner khas Aceh sambil menikmati tayangan film heroik ini yakni pertama dengan menikmati 1 Paket Malahayati senilai Rp85K dapat sepiring nasi tumpah kari di Lampoh Kemang dan cabang-cabangnya lalu memperoleh 2 tiket dan kedua, menonton film Pasukan 1000 Janda lalu potongan tiket tersebut ditukar dengan sajian di Lampoh Kemang dan cabang-cabangnya dengan mie Aceh original atau menu lain senilai Rp 30 ribu.

“Tawaran ini telah dipasarkan di Lampoh dan outletnya selama persediaan masih ada dan hanya berlaku untuk tiket nonton bioskop tanggal 12 hingga 16 November 2026,” jelas Ismuhadi.

Ismuhadi menyebutkan sebuah kesempatan bagi Lampoh menjadi official partner Film Pasukan 1000 Janda dalam rangka mendukung karya anak bangsa menjadi tuan rumah di negeri sendiri. 

Menurutnya film ini bisa mewariskan semangat perjuangan bagi kaum perempuan dan pria di masa kini dan mendatang.

Pria pencinta Land Rover ini, menegaskan bahwa Laksamana Malahayati sudah diakui dunia dengan mengutip pernyataan Direktur Jenderal UNESCO Madame Audrey Azoulay yang menetapkan Hari lahir Laksamana Malahayati, 1 Januari 1550, sebagai Hari Perayaan Internasional. Hal itu ditetapkannya dalam Sidang Umum ke-42 UNESCO, Rabu, 22 November 2023, di Paris, Prancis. Di antara negara pendukungnya adalah Rusia, Turkiye, Malaysia, Thailand, Togo.

‘Pada abad ke-15, sudah ada perempuan di Aceh yang memimpin ribuan pasukan melawan penjajah. Semangat di masa tersebut harus terus menyala di masa sekarang dan mendatang di Bumi Ibu Pertiwi Nusantara,” ajak Ismuhadi.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas