Budaya

Berlibur di Bali Aman, Status Awas Hanya untuk Gunung Agung

Oleh : very - Selasa, 19/12/2017 14:34 WIB

Pulau Bali masih tetap menarik dan aman dikunjungi. (Foto: Ist)

Denpasar, INDONEWS.ID - Status awas Gunung Agung di Bali sudah berlangsung selama satu bulan. Hal ini telah berpengaruh terhadap aktivitas warga dan kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata itu.

Jika sebelumnya tingkat pemesanan terhadap hotel menjelang tahun baru sangat tinggi, maka tahun ini mengalami penurunan. Hal itu dipengaruhi oleh aktivitas Gunung Agung yang tidak menentu.

Untuk mengatasi hal itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sosialisasi bahwa status awas hanya berlaku untuk Gunung Agung, dan bukan untuk Pulau Bali.

"Status awas itu bukan untuk Pulau Bali, tapi hanya radius 8 kilometer dari kawah Gunung Agung dan 10 kilometer sektoral," kata Kepala PVMBG Kasbani seperti dikutip detiktravel, Selasa (19/12/2017).

Status level 2 atau waspada yang dikeluarkan dari rapat lintas kementerian di Kementerian Koordinator Kemaritiman pada Jumat (15/12) lalu, katanya, hanya untuk Pulau Bali. Sementara Gunung Agung masih berstatus level 4 atau awas.

"Yang harus diperhatikan juga sektoral 10 kilometer yang menjadi aliran lahar hujan. Jadi status awas bukan buat seluruh Bali, hanya Gunung Agung. Di luar itu ya aman dan masyarakat beraktivitas seperti biasa," ujar Kasbani.

Pulau Dewata masih memiliki banyak opsi destinasi wisata yang sangat menarik. Karena itu, dia menyarankan warga agar tetap datang berlibur di Bali.

"Selain Gunung Agung itu aman. Monggo datang ke Kuta, Nusa Dua, Ubud, Jatiluwih, aman semua itu dan masih banyak lagi. Warga di luar Gunung Agung juga masih beraktivitas seperti biasa. Jadi Bali aman," ujar Kasbani. (Very)

 

Artikel Terkait