Nasional

Pemimpin Redaksi Asri Hadi Hadiri Monash University Indonesia Prominent Alumni Dinner

Oleh : Rikard Djegadut - Jum'at, 18/07/2025 22:45 WIB


Prof. Dr. Muliaman Hadad, MA (kiri); Pemred Indonews.id Asri Hadi (tengah) Dubes RI untuk Denmark Dewi Wahab (kanan)

Jakarta, INDONEWS.ID - Suasana hangat dan penuh nostalgia mewarnai malam Gala Dinner Alumni Monash University Australia yang digelar di Hutan Kota by Plataran, Senayan, Jakarta, Jumat malam (18/7).

Acara eksklusif ini dihadiri oleh ratusan alumni Monash University yang kini telah berkiprah di berbagai posisi strategis di pemerintahan, korporasi nasional, dan lembaga internasional.

Salah satu yang turut hadir adalah Dosen purnabhakti Institut Pemerintahan alam Negeri (IPDN) selaku Pemimpin Redaksi Indonews.id, Asri Hadi. Lalu ada juga Prof. Dr. Muliaman Hadad, MA. Keduanya merupakan alumni Monash University yang menimba ilmu pada awal 1990-an di kampus Clayton, Australia.

Acara istimewa ini juga menghadirkan tamu kehormatan Professor Sharon Pickering, Vice-Chancellor and President Monash University, yang memberikan sambutan hangat kepada para alumni serta dosen Monash yang kini aktif di Indonesia.

Selama acara, para alumni tampak antusias saling bertukar kabar, bernostalgia dengan kisah masa kuliah, dan mempererat jejaring profesional.

Beberapa tokoh yang sempat berinteraksi dengan Asri Hadi antara lain Dubes RI untuk Denmark Dewi Wahab, YouTube Ads Lead Google Fajar beserta istri, Senior Manager Bank BRI Yoga Irawan, Kepala Perpustakaan Nasional Prof. Aminudin, Dosen Monash University di BSD Dr. Stephen Cairns, serta Harri, mantan Deputi di Kementerian BUMN.

Acara makan malam berlangsung hangat dan meriah, dengan masing-masing alumni duduk dalam kelompok kecil berisi 10 orang per meja. Asri Hadi sendiri duduk di meja nomor 6 bersama rekan-rekan seangkatannya.

“Ini bukan sekadar reuni, tapi momen untuk saling menginspirasi dan memperkuat kontribusi kami sebagai alumni dalam pembangunan bangsa,” ujar Asri Hadi usai acara.

Menu makan malam disajikan secara eksklusif, mencerminkan kekayaan kuliner Nusantara dengan sentuhan fine dining. Hidangan pembuka terdiri dari Loempia Gang Lombok, Potato Croquette, dan Salad Putri Dewi.

Sementara menu utama mencakup Ayam Bakar Cincane, Dendeng Batokok, Kerapu Bakar Labuan Bajo, Udang Goreng Gandum, Asparagus Truffle, Nasi Ijo lengkap dengan sambal dan kerupuk. Hidangan penutup Es Kuwut Madu Melon menjadi penyejuk malam, sementara pilihan minuman bervariasi dari jus kedondong hingga sparkling wine.

Gala dinner ini menjadi bukti bahwa ikatan alumni tak lekang oleh waktu. Monash University tetap menjadi rumah intelektual yang menyatukan lintas generasi, lintas profesi, dan lintas negara.

Acara ini bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi juga menjadi forum strategis untuk membangun kolaborasi lintas sektor antara alumni Monash yang kini berada di berbagai posisi penting di dalam dan luar negeri. Sejumlah pembicaraan informal malam itu bahkan mulai menyinggung peluang kerja sama antara sektor swasta, institusi akademik, dan pemerintah.

Tak hanya para alumni dari dekade 1990-an, generasi muda lulusan Monash dari tahun 2000-an ke atas juga terlihat hadir dengan penuh semangat, memperkuat hubungan antargenerasi dalam semangat profesionalisme dan inklusivitas. Mereka saling berbagi pengalaman tentang perubahan dunia kerja, teknologi, dan kebijakan global yang berdampak pada Indonesia.

Bagi Asri Hadi, acara bertajuk "Monash University Indonesia Prominent Alumni Dinner" ini bukan hanya nostalgia. Ia menyebut momen tersebut sebagai kesempatan langka untuk menyambung cerita-cerita yang dulu tertunda.

“Kami sempat terpisah oleh waktu dan profesi, tapi malam ini seperti diputar ulang kembali memori indah itu. Tahun 1992 di Clayton, Australia, menjadi pembuka jalan bagi kami untuk hari ini,” ujarnya sambil tersenyum.

Asri juga menyampaikan harapannya agar pertemuan seperti ini bisa digelar rutin, baik dalam skala nasional maupun regional, agar para alumni bisa terus membangun jaringan, berbagi wawasan, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Artikel Lainnya