Profile

Putri Kuswisnuwardhani, Sukses Melewati Tahap Konteks, Proses, dan Konten

Oleh : adri - Rabu, 26/04/2017 14:47 WIB

Putri Kuswisnuwardani, CEO PT Mustika Ratu. (Foto: Ist)
Jakarta, INDONEWS.ID -- Sejak 2011, Putri Kuswisnuwardhani menerima tongkat kepemimpinan dari ibunya BRA Mooryati Soedibyo, pendiri sekaligus perintis PT Mustika Ratu, perusahaan kosmetika ternama. Selaku bos salah satu perusahaan dalam negeri yang cukup berpengaruh, ia berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam membantu melindungi pasar domestik dari serbuan kosmetik impor yang tidak aman. Putri Kuswisnuwardani dianugerahi sejumlah kelebihan. Selain cerdas, dia juga pandai berbisnis. Kelebihan itu bisa jadi diwarisinya dari sang ibu, BRA Mooryati Soedibjo. Putri Kuswisnuwardani merupakan anak kedua dari lima bersaudara, buah cinta Mooryati dengan K.R.M.H Soedibjo Purbo Hadiningrat, M. Sc. Wanita kelahiran Jakarta 20 September 1959 ini mengawali karirnya di PT Mustika Ratu pada 1986 sebagai kepala Departemen Promosi dan Periklanan. Tahun 1988, ia melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2 di bidang marketing dan keuangan. Setelah kuliahnya selesai, ia ditempatkan di bawah manajer keuangan, dan secara bertahap diangkat menjadi manager keuangan. Sejak 1991, lulusan Master of Business Administration dari National University Inglewood, California, Amerika Serikat, ini menjabat wakil presiden Direktur. Pada 12 Januari 2011, ia berhasil menduduki pucuk pimpinan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1975 itu sekaligus secara resmi menggantikan ibunya. Acara serah terima jabatan sendiri dihelat di kediaman Mooryati Soedibyo, Jl. Kh. Mangusarkoro 69 Menteng Jakarta Pusat. Menurut Mooryati, Putri terpilih menjadi CEO setelah melewati tiga tahap, yakni konteks, proses, dan konten untuk menuju kepemimpinan puncak. Dari sudut konteks, Mooryati memilih penerus yang mampu dan mau beradaptasi meneruskan pengalaman dan pengetahuan, serta filosofi dan cita-cita, tujuan pendahulu Mustika Ratu. Dari sisi proses, Putri memulai karier dari bawah sebagai anak buah sejak tahun 1986, yaitu manajer promosi selama dua tahun. Sedangkan untuk penilaian ketiga, konten, Putri telah membuktikan kemampuannya dalam mengelola perusahaan kecantikan itu. Mustika Ratu bertahan hingga sekarang karena memegang filosofi bisnis, kultur, dan sosial. Dengan jabatan baru tersebut, Putri mengaku tertantang untuk mengembangkan Mustika Ratu lebih maju di tahun-tahun mendatang. "Saya akan membagi pekerjaan ke dalam dua bagian, makro dan mikro. Pada tingkat makro, saya berjuang untuk meraih prestasi lebih lanjut untuk kosmetika Indonesia dan jamu. Adapun untuk tingkat mikro, saya akan membuat terobosan besar dalam menciptakan produk inovatif untuk memenuhi," katanya. Keputusan untuk bergabung dengan perusahaan membuat Putri menjadi benar-benar terlibat dan bertekad untuk mengembangkan dan memajukan Mustika Ratu lebih lanjut. Walaupun awalnya sempat pesimis tentang masa depannya di Mustika Ratu, di kemudian hari Putri memetik hasil kerja kerasnya. Ia berhasil mengubah Mustika Ratu menjadi perusahaan besar dan global saat ini. Dibuktikan dengan tujuan negara-negara pasar ekspor yang telah mencapai lebih dari 18 negara, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Vietnam, Kamboja, Hongkong, Jepang, Rusia, Taiwan, China, India, Nigeria, Uni Emirat Arab, Oman, Turki, Kanada, Jerman, Bulgaria, Chech Republic. Di bawah kepemimpinannya, Mustika Ratu juga mendapatkan pengakuan dari lembaga-lembaga baik yang nasional maupun internasional dengan memberikan penghargaan atas kinerja Team-nya, seperti Best Brand Platinum 2010 untuk produk Slimming Tea, Best Packaging untuk produk Putri Body Splash Chrysant, Asia Pasific Entrepreneurship Award, Superbrand Award 2010 berturut-turut sejak tahun 2004, Asean Business Award (ABA) 2010 kategori inovasi di Vietnam, Most Admirer Company 2008 dan masih banyak lainnya. Tak lama sejak berdiri, Mustika Ratu konsisten melakukan pembinaan kepada pengusaha UKM terutama kaum perempuan. Menurut Puteri, setiap  wanita Indonesia harus meningkatkan kemampuan kewirausahaannya agar memperoleh kesejahteraan yang diharapkan. Dalam rangka pemberdayaan itulah, Putri membina penjual jamu gendong dan petani empon-empon hingga salon-salon yang menjadi agen produk Mustika Ratu. Pembinaan yang utama adalah kepada petani empon-empon di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, mulai dari pemilihan bibit, proses pengolahan, hingga penanganan pascapanen. Pembinaan ini selain menyuburkan jiwa wirausaha, juga berdampak positif bagi kelangsungan PT Mustika Ratu karena hasil produksi petani tersebut diserap oleh perusahaan. Seiring bertambahnya tanggung jawab sebagai orang nomor satu di perusahaan tersebut, kesibukannya pun semakin padat. Meski begitu Putri mengaku masih menyempatkan diri untuk menyalurkan hobinya, seperti membaca buku-buku biografi tokoh dunia yang inspiratif dan travelling. Di samping itu, sedapat mungkin ia menyisakan sedikit waktunya untuk pergi keluar untuk makan malam, menonton film, sampai jalan-jalan dengan keluarganya. Karena ia berprinsip, sesukses apapun karirnya sebagai pebisnis, ia tetaplah seorang ibu rumah tangga, istri, sekaligus ibu yang harus menomorsatukan keluarga. Very/Tokohindonesia.com
TAGS :

Artikel Terkait