Daerah

Kebakaran Hutan Di Semeru Capai 198 Hektar

Oleh : Ronald T - Jum'at, 27/09/2019 22:05 WIB

Kepala Bidang Kesiapsiagaan, Kedaruratan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Wawan Hadi Siswoyo mengatakan sebagian besar dari titik api tersebut sudah berhasil dipadamkan. (Foto : istimewa)

Lumajang, INDONEWS.ID - Kebakaran hutan yang terjadi di Gunung Semeru tepatnya di perbatasan Kabupaten Lumajang dengan Malang, Jawa Timur mencapai 198 hektare.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan, Kedaruratan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Wawan Hadi Siswoyo mengatakan sebagian besar dari titik api tersebut sudah berhasil dipadamkan.

"Vegetasi yang terbakar yakni semak-semak, krinyu, serasah, rumput, genggeng, kemlandingan, pakis, akasis, dan cemara, sedangkan jarak lokasi sumber air ke titik api sekitar satu hingga empat kilometer," ujarnya
di Lumajang, Jumat, (27/9/2019).

Wawan mengatakan lokasi kebakaran berada di Blok Jambangan, Ungup-Ungup, Cemoro Kandang, dan jalur evakuasi timur Gunung Kepolo di Resort PTN Ranupani.

Dirinya juga menyampaikan bahwa beberapa blok telah berhasil dipadamkan dan tersisa empat titik api belum padam.

"Pengaruh angin yang sangat kencang, cuaca panas, bertebing dan berbukit, sehingga hal tersebut sangat menyulitkan petugas untuk melakukan pemadaman di kawasan hutan Gunung Semeru yang terbakar," bebernya.

Sementara itu, upaya yang dilakukan oleh timnya dalam memadamkan titik api tersebut, dikatakan Wawan, teknik pemadaman dilakukan dengan mendekati titik api yang bisa dijangkau. Kemudian mematikan api dengan jetshooter, gepyok atau ranting pohon dan membuat sekat di medan datar agar titik api tidak meluas.

"Sedangkan pada medan tebing terjal dan sulit dijangkau dilakukan pemantauan arah angin, namun faktor keselamatan petugas tetap ditekankan," tandasnya. (rnl)

Loading...

Artikel Terkait