Nasional

Mencari Solusi Pertumbuhan Ekonomi Nasional, GMKI Temui Sandiaga Uno

Oleh : Marsi Edon - Jum'at, 04/10/2019 12:15 WIB

Pengurus Pusat GMKI saat bertemu Sandiaga Uno.(Foto:IST)

Jakarta,INDONEWS.ID - Pengurus pusat GMKI masa bakti 2018-2020 menemui Sandiaga Uno dalam rangka membahas perkembangan ekonomi global, ekonomi nasional dan mencari solusi penataan ekonomi kreatif di Indonesia. Pertemuan ini dilaksanakan di Kebayaoran Baru, Jakarta Selatan. Jakarta, Jumat,(4/10/2019)

Dalam pertemuan tersebut, Sandiaga mengungkap tentang posisi Indonesia menghadapi pertarungan ekonomi global. Posisi Indonesia dinilai kurang menentu karena ketidakpastian ekonomi global saat ini.

"Apa yang terjadi pada ekonomi indonesia dan politik dunia saat ini seperti berada pada titik-titik ketidak pastian, mulai dari perang dagang antara amerika dan china, memanasnya situasi korea utara dan korea selatan, situasi perlambatan ekonomi di eropa barat berkaitan imigran Afrika. Banyaknya konflik-konflik di suryah, timur-tengah. juga berdampak terhadap perlambatan ekonomi indonesia, yang membuat semakin sedikitnya lapangan pekerjaan," kata Sandiaga.

Sandiaga menjelaskan,ekonomi kreatif saat ini menyumbang antara 9-12 % terhadap pendapatan negara,harapannya penerimaan sektor ini mampu meningkat 15 - 20 %. Indonesia sepertinya belum mampu menangkap peluang antara perang dagang Cina dan Amerika.

Selain itu kondisi politik saat ini,ketidak puasan terhadap kesejahterahan di masyarakat papua dan kesan yg muncul akibat ketidakseriusan pemerintah memberantas korupsi dengan di sahkannya revisi UU KPK.

Sandiaga mendorong anak-anak muda untuk pelaku ekonomi kreatif di Indonesia. Dengan menjadi pelaku ekonomi, anak muda mampu memberikan kontribusi ril terhadap pembangunan bangsa dan negara.

"Pelaku ekonomi harus di isi anak-anak muda karena memiliki semangat inovasi dan kreatifitas. Harapannya GMKI dan anak muda lainnya menjadi mitra untuk membangun optimisme anak muda kedepan khususnya di bidang ekonomi kreatif dan kewirausahan," ungkap Sandi.

Mantan calon wakil presiden ini juga memberikan apresiasi kepada GMKI yang membentuk lembaga ekonomi kreatif. Lembaga ini mesti pusat untuk merencanakan dan mengembangkan pusat-pusat baru ekonomi kreatif di Indonesia.

"GMKI harus mampu melakukan terobosan, mendorong kewirausahaan, melihat peluang di bisnis teknologi agar bisa masuk ekosistem ekonomi digital dan membentuk ekonomi akar rumput yang lebih rill. Sektor ekonomi kretif misalnya kuliner, fashion, pariwisata film dan sektor lainnya," kata Sandiaga.

Ketua PP GMKI Korneles Galanjinjinay mengapresiasi usulan konkret yang disampaiakan oleh Sadiaga Uno. Saat ini, kata Korneles, pemerintah mesti mampu melihat kebutuhan yang paling dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia.

"Pemerintah harus mampu berkata jujur kepada publik atas kondisi bangsa yang terjadi hari ini, sehingga demonstrasi mahasiswa dan rakyat yang terjadi hingga saat ini, tidak mengganggu pertumbuhan ekonomi nasional," kata Korneles.

Korneles juga meminta kepada pemerintah untuk memberikan kesempatan bagi orang muda dalam pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Dengan demikian, anak muda mampu berkompetisi dan terlibat menentukan arah pembangunan ekonomi.

"Pemerintah harus menyediakan ruang terbuka bagi aktivis mahasiswa untuk mempersiapkan diri menjadi pelaku ekonomi digital, pelaku ekonomi kreatif yang merupakan arah baru perekonomian nasional," tegas Korneles.

Sementara itu,Sekretaris Fungsi Ekonomi Kreatif PP GMKI Hubert Marpaung menyampaikan,walaupun ekonomi kreatif bidang baru di GMKI, tetapi kita punya harapan besar untuk meningkatkan dan membentuk ekosistem ekonomi baru. Mengingat peranannya yang sampai 12 % penyumbang pendapatan negara.

GMKI sendiri telah melakukan beberapa kali pelatihan yakni ekonomi digital di Jakarta, vokasional di Pontianak, dan Pelatihan kewirausahan di Siantar.GMKI juga akan melaksanakan seminar dan pelatihan pada bulan November di Denpasar.

PP GMKI berharap, Sandiaga Uno berkesempatan untuk memberikan pelatihan dan membagikan pengalamannya dalam usaha dan pengembangan ekonomi kreatif bagi anak muda. Dengan demikian, anak-anak muda dan pelaku usaha saling bersinergi untuk cita-cita kita mendorong inovasi pemuda dalam berwirausaha.*

 

 

Loading...

Artikel Terkait