Nasional

Tiga Ormas Golkar Nyatakan Sikap Dukung Airlangga Hartarto Jadi Ketum Periode 2019-2024

Oleh : Rikardo - Kamis, 21/11/2019 08:30 WIB

Ketua Umum Kosgoro 1957 HR Agung Laksono (tengah), Ketua Depinas SOKSI Ali Wongso Sinaga dan perwakilan MKGR dalam acara konferensi pers Ormas Trikarya Partai Golkar di Jakarta, Rabu (20/11). (Foto: Indonews.id)

Jakarta, INDONEWS.ID - Tiga ormas pendiri Partai Golkar kompak dan sepakat menyatakan sikap mendukung Airlangga Hartarto untuk menjadi Ketua Umum Partai Golkar melalui Musyawarah Nasional (Munas) yang dijadwalkan akan digelar pada 3 hingga 6 Desember mendatang.

Tiga ormas pendiri yang dikenal dengan sebutan Trikarya itu yakni Kosgoro 1957, yang dikomandoi oleh Agung Laksono; Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), yang diketuai oleh Ali Wongso Sinaga; dan Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) yang diketuai oleh Roem Kono.

Dalam pernyataan sikap dan dukungan yang dibacakan oleh Ketua Umum Depinas SOKSI, Ali Wongso Sinaga menegaskan Trikarya selalu berlandaskan motivasi dan semangat awal kelahiran GOLKAR sebagai sebuah perjuangan bangsa dengan dijiwai doktrin "Karya Siaga Gatra Praja" dalam "Karya Kekaryaan" untuk menjamin tegak utuhnya NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

"Maka dari itu, Trikarya tetap konsisten mendukung PG dalam koridor dan motivasi serta semangat sejarah kelahirannya yang berbasis pembangunan nasional menuju Indonesia adil dan makmur," tegas Ali Wongso dalam pembacaan pernyataan sikap tiga ormas Golkar  di Senayan National Golf Club,VVIP Bobby Jones,Jakarta, Rabu (20/11/2019)

Untuk itu, Trykarya menilai, Munas XI Partai Golkar pada Desember mendatang adalah momen penting dalam menentukan masa depan PG serta turut menentukan keberhasilan pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi selama 5 tahun ke depan.

Dalam kesempatan yang sama, Mantan Menko Kesejahteraan Rakyat RI selaku Ketua Umum Kosgoro 1957 HR. Agung Laksono menegaskan, Trikarya melihat Airlangga telah bekerja keras untuk pemenangan Golkar dalam Pileg 2019. Atas hal tersebut, Golkar berhasil meraih suara terbanyak kedua di DPR RI. Tidak hanya itu, Airlangga juga dinilai konsisten dalam memenangkan Joko Widodo-Ma`ruf Amin sebagai calon Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024.

"Untuk itu, Trikarya sepakat secara bersama-sama mendukung penuh, memperjuangkan dan memenangkan Bapak Airlangga Hartarto untuk kembali menjadi Ketua Umum DPP Partai Golkar masa bakti 2019-2024 melalui Munas XI Partai Golkar," kata Agung Laksono

Mantan Ketua DPR RI ini menjelaskan terkait adanya kubu-kubuan dan tensi yang meningkat jelang munas merupakan hal wajar sebagai bentuk dari dinamika dalam internal partai. Sebab di dalamnya, lanjut Agung, banyak pemikiran, pandangan dari berbagai aktivist dalam keluarga besar PG yang semuanya menginginkan PG semakin kuat dan memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara tercinta ini.

"Saya kira menjelang munas, polarisasi di dalam tubuh organisasi apalagi partai politik,suhu semakin meningkat, tapi saya melihat masih dalam batas-batas yang wajar. Hal itu dikarenakan semuanya menginginkan parti ini semakin kuat dan semakin besar kontribusinya bagi bangsa dan negara tercinta ini," jelas Agung.

Lebih jauh Agung berharap agar DPP Golkar ke depannya harus memiliki program-program agar Indonesia mampu memberdayakan partai-partai untuk melawan deparpolisasi. Sebab hal itu, tambah Agung dapat melemahkan partai politik. Padahal, tandasnya, PG adalah partai yang menjunjung tinggi asas demokrasi. 

"Partai-partai perlu diberdayakan, perlu diperkuat, termasuk aturan-aturannya, pembiayaannya," tegas Mantan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar ini.

Trikarya berharap munas XI Partai Golkar tidak sekadar berkompetensi ketat untuk mencari posisi, jabatan, kesempatan, namun untuk membesarkan Partai Golkar dan memantapkan langkah PG dalam 5 tahun ke depan menbantu pencapaian pembangunan nasional bersama Presiden Jokowi.

"Kami percaya, apabila dipimpin oleh bapak Airlangga menjadi Ketum Golkar, kiranya semua hal ini bisa terwujud. Apalagi, waktunya cukup 5 tahun ke depan. Kemarin saja hanya satu setengah tahun, bisa dapat nomor 2,"tutup Agung.

Hadir dalam jumpa pers pernyataan sikap Trikarya di antaranya Ketua Umum Depinas SOKSI Ali Wongso Sinaga dan perwakilan dari MKGR. *(Rikardo). 

 

 

Loading...

Artikel Terkait