Profile

Sosok Pensiunan Jenderal Polisi Sederhana Yang Banyak Diterima Semua Kalangan

Oleh : adri - Sabtu, 08/07/2017 12:27 WIB

Jakarta, INDONEWS.ID – Keputusannya untuk mengabdikan diri kepada bangsa melalui jalur parlemen, tidak membuat pensiunan Jenderal polisi ini berhenti dalam menyumbangkan pengetahuan dan pengalamannya untuk bangsa. Namun, malah berkomitmen memajukan dan mensejahterakan wong cilik. Irjen pol (purn) Drs. Eddy Kusuma Wijaya, SH.MH.MM merupakan sosok tokoh yang rendah hati dan patut diteladani. Saat bertugas di Madiun, meski dirinya seorang komandan, namun kebiasaan blusukan setiap pagi dengan mendatangi pos-pos polisi hanya untuk bercengkrama dan memberi sarapan pagi kepada anak buahnya yang tengah bertugas, membuat para anggota polisi di wilayah itu merasa terasa terayomi. Tidak heran, bapak tiga orang anak ini, memilih Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia sebagai pengabdiannya setelah masa pensiun tiba. Karena dirinya melihat PDIP memiliki kesamaan yaitu memperjuangkan rakyat kecil. Bahkan komitmennya dalam menyelesaikan persoalan kemiskinan dan kesejahteraan rakyat kecil ini didasari pada pengamalamannya sejak kecil. “Dari kecil saya bukanlah orang yang berada. Saya hanya anak kampung yang berangkat ke Jakarta untuk berjuang dan merubah nasib. Kerasnya hidup dan perjuangan itulah yang tidak akan saya pernah lupakan. Saya ingin mengingatkan negeri ini bahwa seorang Jenderal telah lahir dari seorang pemuda, ya pemuda yang bukan apa-apa. Jadi saya sangat senang untuk membuka peluang bagi para pemuda di Indonesia agar lebih produktif, kreatif dan bermartabat agar kelak Indonesia akan lebih maju di bandingkan saat ini,” katanya kepada INDONEWS diruang kerjanya beberapa waktu lalu. Dengan latar belakang seorang perwira tinggi di kepolisian serta prestasinya dalam mengungkap peristiwa teror bom Bali, membuat dirinya dipercaya untuk duduk di Komisi III DPR. Yang membidangi tugas masalah hukum, hak asazi manusia hingga penaggulangan teroris. Bahkan melalui Komisi III, dirinya dengan tegas mendorong semua lembaga penegak hukum di Indonesia seperti, KPK, Polri, Kejaksaan harus melakukan sinergi dalam penegakkan hukum. Sebab, kPK tidak bisa berjalan sendiri dalam menjalankan tugasnya. Begitupun Kepolisian dan Kejaksaan perlu kontrol dari KPK, dan KPK juga perlu dikontrol kedua lembaga lalinnya. Selama ini, kata Eddy, ketiga lembaga itu dalam bidang pemberantasan korupsi sudah ada nota kesepahaman (MoU). Hanya saja komunikasi diantara ketiganya belum berjalan baik. Sehingga menjadi penting adanya koordinasi serta komunikasi yang baik diantara lembaga penegak hukum. Lebih lanjut Eddy menjelaskan, hal yang tidak kalah penting adalah pembenahan secara terstruktur terhadap sistem hukum di Indonesia, terutama dalam hal pemberantasan korupsi, keberdaan Kejaksaan, Polri dan KPK yang sejatinya perlu disinergikan dan saling mendukung satu sama lain. “Sehingga tidak ada lagi tumpang tindih kewenangan dan saling sikut dalam penangan tindak pidana korupsi,”ujarya. [gallery size="full" td_gallery_title_input="Irjen Pol (purn) Eddy Kusuma beserta keluarga" ids="5657"] Sementara itu, keberhasilan mantan Jenderal Polisi yang sederhana ini, tidak lepas dari peran dan dukungan pihak keluarga. Bagi Eddy, semua berawal dari keluarga. Dengan adanya keluarga yang sakinah mawadah waromah, dirinya mengaku dalam menjalani tugas-tugas sebagai Anggota Dewan maupun saat menjadi anggota Polri, dirinya selalu dapat diterima disemua kalangan. (hdr) Daftar riwayat hidup Nama : Irjen Pol (purn) Drs. Eddy Kusuma Wijaya, SH. MH.MM Agama : Islam Status Perkawinan : Menikah Nama Istri : Helvina Jumlah Anak : 3 Pendidikan 1. SD Pengadonan Kab OKU 1968 2. SMPN 33 Jakarta 1971 3. SMAN 2 Jakarta 1973 4. Akabri Kepolisian Sukabumi 1977 5. Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian 1990 6. SESPIM Polri 1995 7. Universitas Sjakhyakirti Palembang 1995 8. SESPATI Polri 2003 9. Universitas Tujuhbelas Agustus Jakarta 2012 Kursus/Diklat 1. Pelatihan Anti Money Laundring PPATK 2007 Riwayat Pekerjaan 1. Kapolwil Madiun 2003 2. Kapolwiltabes Surabaya 2004 3. Wadir Samapta Polri 2005 4. Dir Akademik PTIK 2008 5. Wakil Ketua STIK-PTIK 2010 6. Widya Iswara SESPIM Polri 2012
TAGS :

Artikel Terkait