INDONEWS.ID

  • Kamis, 23/05/2019 09:30 WIB
  • Drama Musikal dari Kisah Nyata Anak Panti

  • Oleh :
    • hendro
Drama Musikal dari Kisah Nyata Anak Panti
Martinus mesarudi gea pendiri yayasan prima unggul bersama Tompi, Lea Simanjuntak, Mario Ginanjar dari Kahitna

Jakarta, INDONEWS.ID - Yayasan Prima Unggul (YPU) akan menggelar drama musikal berjudul “Dian” pada tanggal 25 Mei 2019 di Ciputra Artpreneur Theater Level 13. Pertunjukan ini diangkat dari kisah nyata tentang suka-duka dan pergulatan anak-anak panti asuhan menjalani hari-hari mereka untuk kelak menjadi insan mandiri. 

Drama musikal “Dian” dikemas dengan berbagai lagu dan tarian khas Indonesia, juga sentuhan komedi yang jenaka. Sejumlah bintang papan atas pun terlibat dalam pementasan ini. Mulai dari Tompi, Lea Simanjuntak, Mario Ginanjar dari Kahitna, Putri Indonesia Diah Ayu Lestari Ayesha, Brand Vargas, Gema Citra Indonesia, Jojoanito, The Musical Throops, hingga Magnificanto Singer akan turut meramaikan panggung pertunjukan. Menariknya, kisah tentang kehidupan anak-anak panti tersebut dimainkan dan diperankan langsung oleh mereka sendiri. Dengan formula ini, pementasan drama musikal “Dian” bukan hanya akan menjadi hiburan yang spektakuler, namun juga menginspirasi. 

Dian, tokoh utama pada drama musikal ini, adalah karakter seorang anak asuh yang selalu berpikiran positif.  Ia menjadi penyemangat bagi teman-temannya yang kerap menerima tuduhan-tuduhan miring terhadap mereka. Dian juga menjadi penyemangat ketika panti tempat mereka diasuh dan dididik mengalami kebakaran. Musibah yang menyebabkan anak-anak panti kehilangan rumah tinggal, berkas berharga, dan usaha yang telah mereka rintis sebelumnya.

Ide cerita drama musikal “Dian” memang berawal dari semangat Yayasan Prima Unggul (YPU), sebuah panti asuhan dan sekolah berbasis kewirausahaan bagi anak-anak dan keluarga sederhana yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Anak-anak asuh di YPU berasal dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua, dengan latar belakang ras dan agama yang berbeda. Tentunya, keberagaman yang harmonis ini menjadi suatu kekayaan dan keunikan tersendiri.

Untuk membangun mentalitas yang tangguh dan menciptakan jiwa pemimpin, YPU menerapkan kurikulum Nasional dan kewirausahawan dalam sistem pendidikannya. Bagi YPU, mengasuh anak-anak panti saja belum cukup, karena diperlukan juga dukungan bagi mereka untuk bisa sukses mandiri dalam mengarungi kehidupan saat dewasa nanti.

Didirikan di Jakarta oleh Martinus Mesuradi Gea, YPU kini memasuki usia 8 tahun. Pertunjukan drama musikal ini adalah salah satu upaya YPU untuk mengasah kemandirian anak-anak asuh dalam berbagai bakat dan kecakapan mereka. 

“Mulai dari berperan dan bernyanyi di panggung pertunjukan hingga segala persiapan acara melibatkan langsung anak-anak asuh,” ujar Helena Sophy Nanlohi yang bertindak sebagai sutradara, produser, dan pelatih vokal pementasan ini.  Nova Siboro hadir menggarap penulisan naskahnya, sedangkan segenap koreografi ditangani oleh Michael Xavier Voon, Putri Andre P. Joanita Gea, dan Beyon Destiano.   

“Saya sangat terkesima dengan antusiasme dan keseriusan anak-anak asuh dalam menyambut musikal ini.,” ujar Lea Simanjuntak yang siap tampil di pentas bersama mereka. “Saya yakin Anda semua pun akan tertular semangat tersebut ketika menyaksikan drama musikal Dian,” pungkasnya.

“Kita sama-sama tonton dan nikmati pertunjukan mereka,” tambah Tompi.

Pementasan Drama Musikal “Dian” akan diadakan di Ciputra Artpreneur Theater Level 13, Jakarta pada Sabtu, 25 Mei 2019 pukul 3 sore dan 8 malam.  Pada pementasan pukul 3 sore, YPU juga mengundang anak-anak dari panti asuhan lainnya untuk menonton pementasan ini sebagai semangat dalam berbagi.

Silakan turut menonton bersama Pementasan Drama Musikal Dian. Pesan tiket dengan mengunjungi www.loket.com atau Whatsapp 085101220143. Hasil dari pertunjukan ini akan diarahkan untuk program pengadaan lahan sebagai tempat tinggal bagi siswa YPU.

Saatnya kita menyaksikan semangat tinggi dan kreativitas anak-anak panti. Berpartisipasi langsung dalam mengasah pengembangan diri anak-anak asuh Indonesia untuk menjadi mandiri, dan terinspirasi.

Artikel Terkait
Artikel Terkini
Kerusuhan Di Papua, Kemkominfo Temukan 2 Kabar Hoaks Insiden AMP DI Surabaya
Sukses Forex Dengan Pelatihan dan Konsep yang Tepat
Perjalanan Sarjana Kimia Menjadi Pelatih Forex
Diawali Rugi Belasan Milyar, Reza Aswin Kini Menjadi Ahli Forex
Terkait Korupsi E-KTP, KPK Cekal Empat Orang Ke Luar Negeri
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
gimli