Solo, INDONEWS.ID - Namun di balik keramahan Jokowi, ada yang unik darinya, Jokowi pelit. Hal inilah yang diceritakan oleh Mahmud Nurwindu, kawan sebangku Jokowi.
Ia mengatakan bahwa saat SMA Jokowi pelit. Tidak sepeser pun Jokowi memberikan contekan kepada dirinya, padahal ia adalah teman dekatnya. Jokowi tetap merahasiakan jawaban ulangan mata pelajarannya itu saat ujian di SMA.
"Jokowi tidak mempunyai sifat untuk menyontek atau meniru jawaban temannya kalau ujian. Yang uniknya lagi, Jokowi tidak bakalan nanya sama saya sebagai temannya apakah bisa atau tidak mengerjakan soal ujian tersebut. Jokowi pelit jika ulangan, tapi ia konsekuen," ungkap Mahmud.
Namun begitu ia sebagai teman dekatnya merasa bangga dengan Jokowi. Menurutnya, Jokowi mendapatkan peringkat satu dari kelas 1 hingga kelas 3 SMA. Dan nilai-nilai yang diraih Jokowi adalah angka yang terbaik.
Yang patut dicontoh lagi oleh Jokowi adalah semangat belajarnya tidak pernah surut walaupun ia ketinggalan mata pelajaran akibat sakit saat awal masuk SMA 6.
Jokowi memang pintar, tetapi ia tidak menonjol di SMA. Ia tidak menjadi Ketua Kelas ataupun Ketua OSIS di SMA.
Lepas SMA, Jokowi melanjutkan pendidikannya. Ia kuliah di Universitas Gajah Mada (UGM), jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan.
Sebuah kesempatan emas diambil Jokowi dan dimanfaatkan dengan memilih jurusan tersebut. Ia belajar struktural kayu, pemanfaatan dan teknologinya. (abdi k, bersambung)