Nasional

Soleimani Tewas, Rouhani: Itu Kesalahan Terbesar AS, Kejahatan Tak Terlupakan

Oleh : Rikard Djegadut - Senin, 06/01/2020 07:59 WIB


Jenderal Qassem Soleimani, komandan pasukan elite Qudz, Iran. (Foto: ist)
Jenderal Qassem Soleimani, komandan pasukan elite Qudz, Iran. (Foto: ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan kematian jenderal Qassem Soleimani atas serangan udara yang dilakukan militer Amerika Serikat merupakan kesalah terbesar AS.

Hal itu dikatakan Rouhani saat mengunjungi keluarga Qassem Soleimani untuk memberikan belasungkawa pada keluarga yang ditinggalkan pada Sabtu (4/1/2020).

Rouhani juga menyebut serangan udara itu sebagai `kejahatan yang tak terlupakan`.

“Orang Amerika tidak menyadari betapa besar kesalahan yang telah mereka buat. Mereka akan menderita konsekuensi dari tindakan kriminal seperti itu tidak hanya hari ini, tetapi juga sepanjang tahun-tahun mendatang," kata Rouhani.

Soleimani, pemimpin milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis, dan lainnya terbunuh dalam serangan udara AS Jumat, 3 Januari. Serangan Jumat di bandara Baghdad, disetujui oleh Presiden AS Donald Trump.

Jenderal Soleimani, 62 tahun, adalah komandan militer paling terkemuka di Teheran.*(Rikardo). 

Artikel Lainnya