Gaya Hidup

Sambut Imlek, Gaya Spa Kenalkan Budaya Lokal Melalui Etno Wellness

Oleh : Rikard Djegadut - Kamis, 23/01/2020 23:15 WIB

Ahli Spa, Yoyo R. Tambera berpose bersama Psikolog Klinis, Rosdiana Setyaninggrum dan PR & marketing Gaya Spa Rachel Octaviani di Gaya Spa, Jakarta(23/1/2020/Riakrd Djegadut)

Jakarta, INDONEWS.ID - Siapa yang berani membantah bahwa Indonesia sungguh kaya akan berbagai macam potensi. Salah satunya adalah spa atau yang disebut dengan wellness. Dalam bidang ini, Indonesia adalah yang terbaik di dunia.

Bahkan dunia mengakui Indonesia menjadi surganya spa dengan terpilihnya Bali sebagai the best spa in the world. Uniknya lagi, setiap daerah ternyata memiliki berbagai macam spa lokal atau yang disebut dengan etno spa atau etno wellnes. Sejauh ini, sedikitnya ada 15 etno wellness yang sudah ditemukan.

Salah satu Pengajar dan Penguji Therapist Spa Nasional di Gaya Spa  Yoyo R. Tambera mengatakan spa atau wellness itu sendiri pada dasarnya merupakan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun oleh nenek moyang kita dan mereka praktekan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kita tidak sadar bahwa tradisi dan budaya tersebut adalah spa atau wellness. Secara sederhana, jelas Yoyo, Spa adalah keseimbangan dan harmoni bagi body, mind and soul.

"Jadi kita harus bangga dengan tradisi kita, supaya apa, supaya kita bisa memperkenalkan kepada dunia uniqeness-nya, suku bahasanya, tradisinya dengan segala potensi yang ada di Indonesia," kata Yoyo di sela-sela acara "Mengenal Budaya Lokal Melalui Ritual Kecantikan dan Kebugaran dan Mengangkat Etno Spa Tangas Betawi, di Gaya Spa, Jl. Wolter Mongisidi, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Etno Spa bisa memengaruhi perkembangan hidup manusia. Mulai dari proses kelahiran, tumbuh kembang anak, haid, perawatan pra pernikahan, kehamilan, menopause, bahkan post menopause.

Yoyo mencontohkan, dalam tradisi Betawi ada budaya Tangas yang meliputi ritual pijat, lulur, dan tangas atau diuap. Ritual Betawi ini kerap dilakukan saat perempuan hamil, atau setelah melahirkan, serta sebelum menikah. Yoyo mengatakan pijat khas Betawi ini sangat kental unsur budayanya terlihat dari penggunaan bahan, salah satunya berupa bir pletok.

"Spa itu bukan pijat atau massage saja. Karakteristik Spa itu sifatnya wholistik dengan memiliki tiga dimensi yakni Body, Mind and soul. Unsur yang ada di dalam spa yaitu pijat, aromaterapi dan air. Itu harus ada," terang Yoyo.

Senada dengan Yoyo, Psikolog Klinis, Rosdiana Setyaninggrum mengatakan spa yang berarti wellness ini merupakan salah satu terapi yang sangat baik untuk kesehatan mental dan ternyata bisa meningkatkan libido bagi perempuan. Rosdiana menambahkan, penduduk Jakarta membutuhkan relaksasi dan yang bisa dicapai dengan melakukan terapi melalui spa.

"Jadi di spa ini kan dilakukan massage, melakukan stimulasi di daerah-daerah yang bisa membuat kita bisa merasa rileks. Jadi kan, relaksasi itu penting, karena orang Jakarta itu kan memang sibuk dan dalam spa itu kan juga menggunakan aromaterapi," ungkap Diana.

Aromaterapi, lanjut Diana, salah satu teknik dalam spa yang mengijinkan kita menghirup wangi-wangian dan akan masuk ke otak melalui hidup. Hal itu terbukti bisa membantu membuat rileks dan memulihkan kesehatan mental.

Pada kesempatan yang sama, Public Relation and Marketing Gaya Spa Rachel Octavia mengatakan belajar mengenal dan mencintai budaya Indonesia ternyata bisa didapatkan dari hal-hal yang paling dekat dengan kehidupan kita sendiri yakni melalui etno spa ini.

"Kita kalo cape kan spa. Nah, ternyata dari spa (yang merupakan budaya lokal Indonesia) saja, kita bisa belajar mengenal budaya dan ritual dari berbagai daerah. Intinya bangga, karna ternyata etno spa itu dari kita dan untuk kita. Dan market luar pun mengagung-agungkan etno spa kita," tutur Rachel ditemui secara terpisah.

Rachel berharap, upaya mengedukasi masyarakat soal kekayaan budaya dan tradisi dari berbagai daerah di Indonesia berjalan secara berkesinambungan. Selain itu, edukasi ini diharapkan agar masyarakat bisa membedakan antara pijat dan spa. Dengan demikian, kita melestarikan warisan budaya Indonesia.

Gaya Spa

Bebicara mengenai Spa di Indonesia, tentunya tak lengkap tanpa menyebut Gaya Spa yang telah hadir sebagai Spa tertua di Jakarta dan salah satu Spa terbaik di Indonesia dengan tetap mempertahankan tradisi perawatan beragam ethno di Indonesia.

Gaya Spa menyajikan 15 Ethno Spa diantaranya adalah Batak , Betawi, Minang, Sunda, Semarang, Jawa, Madura, Bali, Ambon, Banjar, Dayak, Bugis, Minahasa, Papua dan Timor.

Menyambut hadirnya tahun baru imlek, Gaya Spa secara khusus mengangkat Tangas Betawi sebagai bentuk penghargaan terhadap etnis Cina perpaduan Arab, India, Sunda, Jawa, Eropa, dan Melayu yang membaur, sehingga tercipta kristalisasi dengan ragam budaya masa silam yang secara utuh menjadi budaya Betawi.

Nikmati penawaran istimewa untuk Etno Spa Tangas Betawi akan dimulai pada tanggal 25 January 2020 sampai dengan 29 Febuary 2020.*(Rikardo). 

Loading...

Artikel Terkait