Nasional

Relawan Pendukung Gugus Tugas dan GP Ansor Bagikan Sembako untuk Wilayah Jabodetabek

Oleh : very - Kamis, 16/07/2020 21:30 WIB

Hari ini, Kamis (16/7) dilakukan pelepasan sekitar 20.000 paket sembako dalam rangka program Lingkungan Mandiri. Program ini dilaksanakan untuk wilayah Jabodetabek. (foto: Ist)

 

Jakarta, INDONEWS.ID -- Hari ini, Kamis (16/7) dilakukan pelepasan sekitar 20.000 paket sembako dalam rangka program Lingkungan Mandiri. Program ini dilaksanakan untuk wilayah Jabodetabek.

Ketua Bidang Relawan Pendukung Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Yulius Setiarto mengatakan program ini untuk menutupi kekurangan bantuan pemerintah pusat.

“Program ini dimaksudnya untuk menutupi kekurangan bantuan yang telah dilakukan pemerintah pusat selama ini. Jadi, mereka yang mendapatkan bantuan tersebut adalah yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah,” ujarnya.

Yulius mengatakan program tersebut dilaksanakan berkerja sama dengan Gerakan Pemuda Ansor.

“Kami mengambil lokasi di Yayasan Santo Fransiskus, Jakarta Pusat,” ujarnya.

Sembako tersebut, kata Yulius disimpan di gedung Yayasan Santo Fransiskus, kemudian didistribusikan ke relawan atau hub yang ditentukan.

“Untuk wilayah DKI Jakarta dapat langsung ke penerima bantuan sementara untuk wilayah Bodetabek diletakan di hub/check point yang mana nantinya koordinator kota/kabupaten setempat melanjutkan distribusi ke penerima bantuan,” pungkasnya.

Pada Mei lalu, Relawan Pendukung Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 juga membagikan bantuan kepada masyarakat di Jabodetabek. Bantuan tersebut berasal dari Tim Koordinator Relawan Gugas, Kantor Staf Presiden, PT Super Unggas Jaya, GP Ansor, dan SNP Lawfirm.

Sejak Senin (25/5) bantuan dibagikan di gudang Relawan Pendukun yang berlokasi di GP Ansor, Jalan Kramat, Jakarta.

Paket yang dibagikan berupa sembako yaitu terdiri dari beras 3kg, gula 1kg, minyak goreng 1 liter, garam 1 bungkus, sarden 1 kaleng, teh celup 1 kotak, dan telor 1 kg.

“Mereka yang mendapat bantuan tersebut yakni masyarakat terdampak yang belum mendapat bantuan dari pemerintah, komunitas seni, paguyuban seniman badut, di Jabodetabek. Jumlahnya mencapai 2159 paket,” ujar Ketua Bidang Relawan Pendukung Gugus Tugas Yulius Setiarto, di Jakarta, Jumat (29/5).

Selanjutnya, paket bantuan sosial juga diberikan kepada para mahasiswa. Paket tersebut terdiri dari biskuat bolu 4 kotak, mizone 2 botol, pop mie 2 bungkus, masker kain 3 pcs, margarine/christa tuna/kimbo chicken, dan telor 1kg.

“Bantuan sosial itu dibagikan kepada para mahasiswa perantauan di Jabodetabek yang terdampak. Jumlahnya yaitu sebanyak 1490 paket,” ujar Yulius.

Selanjutnya, ada paket Posyandu, yaitu yang diibagikan ke posyandu di wilayah relawan pendukung di DKI Jakarta. Yulius menyebutkan, ada sebanyak 159 paket untuk tahap pertama ini.

Paket tersebut antara lain berupa MP-ASI 30 pcs, biskuat bolu 2 kotak, minyak telon 4 botol, dan masker kain 1 lusin.

Yulius mengatakan bahwa gerakan ini merupakan aksi konkret dari berbagai lembaga baik dari pemerintah maupun swasta.

“Kita berharap semakin banyak kelompok, lembaga, organisasi, dan komunitas yang mau terlibat dalam upaya gotong royong mengatasi dampak sosial akibat pandemi COVID-19,” pungkasnya. (Very)

Loading...

Artikel Terkait