Daerah

Masyarakat Satar Mese Barat Sambut Baik Pendataan Pemilih Pilkada Manggarai 2020

Oleh : Marsi Edon - Rabu, 29/07/2020 23:30 WIB

PPK Satar Mese Barat bersama seluruh petugas yang ada berfoto bersama usai apel siaga dalam rangka persiapan pelaksanaan tahapan Pilkada Manggarai 2020. (Foto:Istimewa)

Ruteng, INDONEWS.ID - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Satar Mese Barat terus melakukan kegiatan tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Manggarai pada bulan Desember mendatang. Terbaru, PPK Satar Mese Barat tengah mengadakan pemutakiran data pemilih di seluruh desa yang ada wilayah Selatan Mangggarai tersebut.

Ketua PPK Satar Mese Barat Wilfridus Helmon dalam keterangaanya mengatakan, upaya pemutakiran data pemilih dilakukan dengan tujuan memastikan setiap warga terdata sebagai wajib pilih pada Pilkada 2020. Dengan adanya pendataan ini, masyarakat tidak memiliki hambatan dalam menyalurkan hak politiknya saat hari pemilihan.

"Untuk menjamin hak konstitusional masyarakat dengan cara mendaftarkan dalam daftar pemilih, dan juga KPU mau menyediakan data pemilih yang berkualitas," kata pria yang akrab disapa Willy tersebut kepada Indonews.id, Rabu,(29/07/2020)

Kegiatan pencocokan data pemilih di lapangan, jelas Willy, PPK Satar Mese Barat didukung dengan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang siap mendatangi rumah warga. Menurut Willy, PPDP adalah garda terdepan dalam proses pendataan pemilih.

Dalam memastikan kesehatan petugas ke lapangan, Willy menerangkan, KPU Manggarai telah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan. Setiap petugas yang akan terjun ke setiap rumah warga, terlebih dahulu dilakukan rapid test.

"Sebelum melakukan kegiatan coklit ppdp mengikuti rapid test,ini kerja sama antara KPU Kabupaten Manggarai dan Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai. PPDP juga di berikan alat pelindung diri berupa masker, kaca pelindung wajah, sarung tangan, hand sanitiser dalam melakukan coklit," ungkapnya.

Selama proses pencocokan data pemilih yang masih berlangsung, masyarakat pada umumnya menyambut dengan baik dan ingin didata sebagai daftar pemilih di Pilkada Manggarai 2020. Willy optimis, proses ini terus berjalan sehingga mencapai target seratus persen pendataan.

"Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini sangat baik dilihat dari antusiasme berupa pelayanan masyarakat tidak mempersulit petugas dalam melakukan kegiatan COKLIT," jelasnya

  Petugas tengah melakukan Coklit di TPS 005 Wae Rebo Desa Satar Lenda.

Kendala PPK Satar Mese Barat dalam Proses Pemutakiran Data Pemilih Pilkada

Pada kesempatan ini, Willy mengungkapkan beberapa kendala yang dihadapi oleh petugas selama proses pemutakiran data di lapangan. Ada tiga kendala utama selama petugas melakukan kegiatan.

Kendala tersebut berkaitan dengan masalah topografi dan medan yang sulit di Kecamatan Satar Mese Barat. Hal ini memberikan tantangan tersendiri bagi anggota PPK maupun PPDP dalam melakukan pendataan pemilih.

Selain itu, ada masalah jaringan internet. Jaringan komunikasi yang belum lancar, membuat petugas harus mencari tempat yang sudah dijangkau jaringan internet untuk keperluan koordinasi setiap tahapan proses yang sedang berjalan.

"Akses informasi yangg tidak mendukung, misal akses internet sehingga sulit melakukan koordinasi melalui telpon," terang Willy.

Masalah lain yang ditemukan, kata Willy, masih ada warga yang belum memiliki dokumen kependudukan berupa e-KTP, Kartu Keluarga maupun Suket. Terhadap masalah ini, pihak PPK Satar Mese Barat akan melakukan koordinasi secara hirarkis dengan Komisi Pimilihan Umum Kabupaten Manggarai.

Untuk diketahui, PPK Satar Mese Barat berjumlah lima orang. Wilfridus Helmon(Willy)selaku Ketua merangkap anggota. Anggota Evaritus Jemaru , Bonifasius Herman, Wilhelmus Armin, Afrianto Agal.*

Loading...

Artikel Terkait