Pilkada 2020

Analisis Kemenangan Pasangan Pantas-Rizki dalam Pilkada di Mabar

Oleh : very - Rabu, 02/12/2020 12:03 WIB

Ir Pantas Ferdinandus MSi dan Hj Andi Riski Nur Cahya D SH calon bupati dan calon wakil bupati Manggarai Barat. (Foto: Warta Nusantara)

 

Oleh: Girindra Sandino dan Basilius Fransisko Huga *)

INDONEWS.ID -- Di atas kertas, yang paling unggul dalam Pilkada di Manggarai Barat adalah pasangan nomor urut 3 (tiga) yakni,  Edistasius Endi SE dan Calon Wakil Bupati Yulianus Weng, MKes  yang diusung oleh gabungan partai yakni Partai Nasdem, Golkar, PKB, dan PKPI.  Pasalnya mereka mengumpulkan total perolehan suara sebesar 50.431 suara atau 12 kursi suara di DPRD Mabar.

Kedua, pasangan calon nomor urut 2 (due) Maria Geong PhD dan Silverius Sukur SP yang diusung oleh gabungan parpol: PDIP, PKB, Gerindra dan Perindo, dengan total perolehan suara gabungan parpol sebanyak 30.423 suara atau 8 kursi.

Kemudian urutan yang ketiga, yakni paslon nomor urut 1 (satu), yakni Ir Pantas Ferdinandus MSi dan Hj Andi Riski Nur Cahya D SH, yang diusung oleh gabungan parpol: Partai Demokrat, PKS dan PPP, dengan total suara keseluruhan parpol/gabungan parpol sebanyak 25.731 suara atau 6 Kursi.

Terakhir adalah  Paslon nomor urut 4 (empat), yakni Adrianus Garu SE MSi dan Anggalinus Gapul, SP MMA, yang diusung oleh PAN dan Hanura dengan total perolehan suara gabungan parpol  sebanyak 19.707 atau  4 kursi.

Namun demikian ada yang menarik untuk diperhatikan dalam hal ini, khususnya pasangan paslon nomor urut 1 (satu), yakni Ir Pantas Ferdinandus MSi dan Hj Andi Riski Nur Cahya D SH. Seperti diketahui, parpol pendukung pasangan ini meraih kemenangan di Kecamatan Komodo, Sano Nggoang, Boleng dan Mbeliling. Keempat kecamatan ini merupakan medan pertempuran yang paling sengit.

Pada Pileg DPRD sebagai dapil I kecamatan tersebut memperebutkan 12 kursi. Gabungan parpol yang mengusung Ir Pantas Ferdinandus MSi dan Hj Andi Riski Nur Cahya D SH, adalah Partai Demokrat, PKS dan PPP memenangkan pertarungan.

Dalam perhitungan elektoral memang peta politik selalu dinamis. Sehingga dalam hal ini faktor-faktor penentu kemenangan paslon nomor urut satu yakni Ir Pantas Ferdinandus MSi dan Hj Andi Riski Nur Cahya D SH dalam pilkada serentak 2020 ini terbuka kemungkinan untuk menang.

Berikut beberapa analisis terkait kemungkinan kemenangan pasangan nomor urut I ini seperti disampaikan oleh Girindra Sandino, koordinator pusat, dan Basilius Fransisko Huga, koordinator Provinsi NTT, dari lembaga Indonesian Democratic (IDE) Center:

Pertama, seperti diketahui dalam Pemilihan Legislatif 2019 lalu Dapil I NTT adalah Dapil NTT I terdiri dari: Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Nagekeo. Di Dapil I ini dalam pemilihan DPR RI, sosok Dr. Benny Kabur Harman, SH, yang mewakili partai Demokrat berhasil lolos dengan perolehan suara sah 35.923. Artinya, Manggarai Barat bagian dari Dapil I DPR RI masih terdapat basis kuat dari Partai Demokrat.

Kedua, sosok Hj Andi Riski Nur Cahya D SH sebagai seorang perempuan yang menjadi calon wakil Bupati Manggarai Barat juga harus menjadi perhitungan khusus tersendiri.

Sebagai kita ketaui Jumlah pemilih di Kabupaten Manggarai Barat sejumlah 172.684 pemilih, dengan rincian 86.643 pemilih laki-laki dan 86.041 Pemilih perempuan, yang tersebar di 12 Kecamatan, 5 Kelurahan/ 164 Desa, dan 586 TPS. Itu artinya antara pemilih laki-laki dan perempuan jumlahnya hampir sama. Sebagai perempuan Hj Andi Riski Nur Cahya D SH dapat menggunakan jaringannya di PPP dan organisasi-organisasi kewanitaan di 12 Kecamatan serta dengan terus mendengungkan aspirasi masyarakat Manggarai Barat, dengan misi Pelaksanaan Revolusi Triple T (Transportasi, Telekomunikasi, Tourism) dan JAL (Jalan, Air minum bersih dan listrik) untuk mewujudkan Manggarai Barat yang Maju.

Karena daerah Labuan Bajo merupakan daerah wisata yang harus dibangun sehingga bisa mengangkat perekenomian rakyat, dan yang terpenting adalah JAL (jalan, Air minum bersih dan listrik), kampanye ini harus terus digemakan dengan “tempo yang cepat”, sekali lagi dengan “tempo politik yang cepat” oleh karena JAL ini merupakan kebutuhan mendasar masyarakat Mabar, dipastikan akan meraup simpati pemilih.

Ketiga, Pemilih perempuan terdaftar yang berjumlah 86.041 pemilih, tidak bisa dianggap remeh dan harus terus di rawat, didekati, dirangkul dan diyakinkan. Sebagai seorang perempuan Hj Andi Riski Nur Cahya D SH, pasti mengetahui bagaimana meraih simpati kaum perempuan di Manggarai Barat. Ini kelebihan yang akan membalikan keadaan menjadi berubahnya peta politik di Manggarai Barat dengan imbangnya jumlah pemilih laki-laki dan perempuan. Keadaan tidak menutup kemungkinan berbalik mendukung calon perempuan, salahsatunya Hj Andi Riski Nur Cahya D SH.

Keempat, adalah menjalankan strategi dengan terorganisir, disipilin, militan dan loyal, seperti:

  1. Survey tentang tingkat elektabilitas dan aspirasi pemilih
  2. Survey tentang aspirasi pemilih per Kab/Kota untuk Kebutuhan atau Bahan Kampanye
  3. Survey Preferensi Sikap Politik Pemilih tentang Penilaian Ir Pantas Ferdinandus MSi dan Hj Andi Riski Nur Cahya D SH di basis-basis lawan per Kecamatan
  4. Pembentukan dan penguatan organisasi relawan pemenangan di Kecamatan-Kecamatan, hingga Kelurahan
  5. Strategi Ofensif, khususnya dalam publikasi survei, pembentukan kelompok-kelompok pemilih baru, kampanye efektif serta pengembangan organisasi pemenangan, perluasan jaringan politik pendukung, efektivikasi mesin politik, memasuki dan merangkul pemilih potensial kubu pesaing, pelatihan relawan dan saksi, dan sebagainya.
  6. Strategi defensif dengan memelihara dukungan pemilih tradisional, memperluas multiplikator, sosalisasi program, serta contra black campaign.
  7. Strategi Khusus berupa pengembangan relasi dengan jajaran penyelenggara serta pengawas pemilukada dengan relasi yang positif bukan mengarah kea rah kecurangan atau kejahatan.
  8. Strategi Advokasi yakni langkah-langkah hukum dalam menghadapi kendala atau masalah yang dapat dihadapi dengan aksi legal.
  9. ‘Image building’ ketokohan guna memperkuat popularitas, likeabilitas, serta elektabilitas
  10. Kegiatan khusus, ‘contra black campaign’ yang sangat penting dalam menghadapi pesaing yang mulai menggunakan ‘kampanye negatif’.
  11. Pengamanan dan Pengawalan Suara Jokowi (Kami akan memberikan kertas kerja untuk di TPS, guna menjaga form C1 Plano, Form C1, dan Form rekap dari TPS hingga Kecamatan. Pengalaman menunjukkan bahwa titik rawan proses rekap suara berada di tingkat Kecamatan dan Kabupaten. Karena sebagaimana diketahui PKS merupakan pengusung Ir Pantas Ferdinandus MSi dan Hj Andi Riski Nur Cahya D SH, dimana-mana selalu memiliki kader-kader yang militan dalam menjalankan peran menjadi saksi di TPS, di tingkat Rekap Kecamatan dan Kabupaten.
  12. Survey, yang meliputi:
  13. survey elektabilitas calon. Survey ini dapat digunakan untuk mengukur kekuatan calon pada saat dilaksanakannya survey, sehingga bila dilaksanakan beberapa kali dengan jeda waktu yang tepat, dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan pelaksanaan program kampanye, sehingga dapat memperbaiki berbagai kelemahan pelaksanaan kampanye.
  14. Survey permasalahan masyarakat luas, yang dapat digunakan untuk menyusun tema kampanye.
  15. Karena waktu yang mepet, mungkin hal ini sulit dilakukan, kecuali dengan dana yang memadai
  16. Menyusun panduan kerja, penugasan dan memberi pelatihan kepada Korcam dan TS Lapangan.
  17. Mendampingi dan mengkoordinir Korcam dan TS Lapangan.

Dengan demikian, jika hal-hal tersebut dimana, terus menjalankan mesin partai, organisasi-organisasi relawan dengan memainkan “Tempo Politik yang Cepat”, mendekati pemilih perempuan di 12 Kecamatan dengan sample pemilih terbanyak, terus mendengungkan visi dan misi yang sangat bagus dan menarik simpati pemilih, menjalankan strategi yang dipaparkan di poin empat dengan kerja politik yang kompak, militant, loyal.

Memberikan porsi kepada anggota DPR RI yang terpilih di NTT Benny K. Harman, dari Partai Demokrat untuk memainkan perannya, yang terakhir adalah melatih saksi-saksi dengan metode dan strategi mumpuni yang akan ditempatkan TPS. Maka peta politik akan cepat berubah serta kemenangan bukan lagi barang aneh jika hal-hal yang dipaparkan di atas setidaknya dilakukan dengan penuh keyakinan dan kerja keras, dan kerjasama yang kompak.

*) Girindra Sandino merupakan koordinator pusat, dan Basilius Fransisko Huga, koordinator Provinsi NTT, lembaga Indonesian Democratic (IDE) Center.

 

Loading...

Artikel Terkait