Nasional

Ditelantarkan Usai Lahirkan Anak Hasil Nikah Siri, Miss Landscape Indonesia 2019 Lapor Prof Muradi k

Oleh : Rikard Djegadut - Rabu, 07/04/2021 19:58 WIB

Miss Landscape Indonesia 2019, Era Setyowati alias Sierra

Jakarta, INDONEWS.ID - Miss Landscape Indonesia 2019, Era Setyowati alias Sierra meminta perlindungan atas keselamatan anaknya kepada KPAI pada Senin, 4 April 2021. Hal itu dilakukannya setelah merasa khwatir akan keselamatan buah hatinya, Galia yang baru berusia 8 bulan.

Dia meminta agar Prof Muradi, yang ia klaim sebagai ayah dari anaknya, bertanggung jawab atas buah hati mereka. Prof Muradi yang merupakan bos BUMN dan menjabat sebagai Komisaris Independen Waskita Karya itu disebut Era telah menikah siri dengannya.

Era sendiri mengaku melahirkan anak perempuan dari Prof Muradi pada Agustus 2020 lalu. Menurutnya, Prof Muradi juga mendampinginya saat proses persalinan Sierra. Klik halaman berikutnya untuk melanjutkan.

Tah hanya itu, Prof Muradi juga membayar seluruh biaya persalinan dan menunggu serta menemani Era Setyowati di ruang perawatan. Namun, melalui tim kuasa hukumnya, Prof Muradi membantah semua pengakuan Era. Wanita itu pun khawatir karena situasi yang menimpanya saat ini.

"Klien saya mengatakan butuh pengamanan. Saya bilang, tenang. Bawa keluarga, tenang. Kami pantau," kata Razman Arif Nasution, kuasa hukum Sierra di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 7 April 2021.

Baca artikel ini sampai selesai untuk mengetahui berita selengkapnya.

Era sadar dia bukanlah siapa-siapa. Sementara Prof Muradi merupakan salah satu orang beken di Tanah Air. Guru besar di Universitas Padjajaran, Bandung itu juga dikenal sebagai pengamat dan konsultan politik.

"Karena Prof M ini bukan orang sembarangan. Dia bukan saja seorang guru besar, dia bukan saja komisaris, tapi beliau punya jaringan-jaringan dan kita tahu siapa," ucap Razman melanjutkan.

"Karena itu, saya tidak mau klien saya tertekan dan harus dilindungi hak-haknya. Kalau ada apa-apa dengan klien saya ini, saya patut menduga yang harus bertanggung jawab adalah Prof M," kata Razman menegaskan.

Loading...

Artikel Terkait