Nasional

Mengenal Duo Kartini Alumni SMAN3 Teladan Dipercaya Jadi Pimpinan DAMRI

Oleh : Rikard Djegadut - Senin, 19/04/2021 12:01 WIB

Direktur SDM dan Umum Siti Inda Suri dan Direktur Utama PT DAMRI N. Milatia Moemin

Sosok, INDONEWS.ID - Penggalan puisi yang ditulis Raden Ajeng Kartini "Bukan masalah aku perempuan atau kamu laki - laki. Di Hadapan Tuhan, kita sama" dalam bukunya "Habis Gelap Terbitlah Terang" menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia saat ini dan di masa datang.

Atas nama perjuangan kesetaraan hak-hak kaum perempuan, pemikiran RA Kartini kelahiran Jepara, 21 April 1879 ini telah mendorong kaum hawa untuk mengejar dan mewujudkan cita-citanya.

Tahun 2019 ini, sekitar 105 tahun kemudian atau sejak Kartini wafat pada September 1904, kini perempuan Indonesia terus maju dan makin tangguh.

Perempuan-perempuan profesional di berbagai bidang dan karier pun semakin bertebaran di bumi pertiwi, yang ikut berperan dalam membangun negeri.

Saat ini tidak lagi sulit menemukan, srikandi-srikandi yang memiliki kecerdasan, kemampuan, keterampilan yang sama bahkan lebih dari seorang laki-laki dalam memimpin sebuah perusahaan baik swasta maupun di perusahaan milik negara.

Dalam lanjutan tulisan berseri kali ini, Media INDONEWS.ID kembali mengangkap profil dua alumni Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Teladan Jakarta yang karir dan perjuangan dalam bidang yang mereka geluti dipandang pantas dijadikan sebagai contoh perjuangan Kartini di era sekarang ini.

Mereka adalah N. Milatia Moemin dan Siti Inda Suri. Keduanya pernah menempuh pendidikan menengah atas di sekolah yang beralamat di jalan Setiabudi Jakarta Selatan ini.

Sebagaimana diketahui, sekolah ini akan merayakan ulang tahunnya ke-68 pada 24 Oktober mendatang. Dalam usianya itu, sekolah ini telah melahirkan banyak tokoh mulai dari selebriti, hingga pejabat. Termasuk dua di antaranya N. Milatia Moemin dan Siti Inda Suri. Seperti apa peran dan pencapaian mereka, mari simak selengkapnya!

N. Milatia Moemin

N. Milatia Noemin lahir di Jakarta pada 24 Maret 1961. Saat ini, Milatia dipercayakan untuk mejabat posisi puncak di lembaga yang dipimpinnya.

Menariknya, sebelum perempuan bernama lengkap Setia N. Milatia Moemin menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) Perum DAMRI, ia pernah berkarir di berbagai bidang dengan jabatat Dirut.

Tercatat, sosok yang sudah beberapa kali dianugerahi Chief Executive Officer (CEO) terbaik ini pernah menjadi Dirut PT Trias Cipta OSG-PMDN.

Peraih Doktor Ilmu Ekonomi dari FEB Universitas Trisakti ini pernah juga menjadi Direktur Utama PT Saoda Trias Cipta.

Anggota Komite Audit PT Kereta Api Indonesia, Tim Advisor Dirjen Perhubungan Darat, Direktur Keuangan PT Eka Sari Lorena.

Ia juga pernah menjadi Direktur Negara Institute Transportation Development and Policy (ITPD).

Selain itu, Milatia juga menjadi Policy Writer Kabinet Indonesia Hebat (Jokowi-JK) dan Staf Ahli Khusus Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), dan hingga saat ini masih bertugas menjadi Anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ).

Milatia pun masih aktif di beberapa Organisasi sebagai Ketua Bidang Keselamatan Sistem Transportasi dan Ketua Kerjasama Institusi GRSP (Global Road Safety Partnerships).

Selepas menyelsaikan pendidikan menegah atas dari SMAN 3 Teladan Jakarta, ia meneruskan pendidikan tingginya dan meraih gelar Insinyur dari Departemen Sipil Fakuktas Teknik Universitas Indonesia.

Selanjutnya, ia memperoleh gelar Master in Strategic Management dari Christian University California. Dan pada 3 Februari lalu, Milatia meraih gelar Doktor Bidang Service Managementdari Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti.

Siti Inda Suri

Langkah DAMRI untuk menjadi perusahaan yang terbuka buat semua semakin menguat seiring dua orang perempuan duduk di jajaran direksinya.

Selain sang direktur utama, ada juga Siti Inda Suri yang menjabat sebagai Direktur SDM dan Umum PT DAMRI.
Menariknya, keduanya merupakan alumni SMAN 3 Teladan Jakarta.

Perempuan yang akrab dipanggil Rini ini menyampaikan bahwa laki-laki dan perempuan mempunyai kesempatan dan peluang yang sama dalam bekerja, berkontribusi, dan berkarir di DAMRI.

Menurutnya, Damri berusaha mempersiapkan dan memfasilitasi peluang yang sama bagi laki-laki dan perempuan untuk bekerja melalui proses-proses yang lazim dalam suatu perusahaan.

Dalam konteks SDM, tugas Rini dan jajarannya adalah memastikan bahwa proses tersebut mampu membentuk talenta-talenta potensial dan kapabel yang mampu berkontribusi untuk DAMRI.

Rini sendiri berharap keberadaan dua direksi perempuan di DAMRI mampu menghilangkan bias industri transportasi yang kerap identik dengan pria.

Sebelum diangkat menjadi Direktur SDM dan Umum Perum DAMRI, perempuan kelahiran Jakarta, 8 Agustus 1960 pernah
menjabat sebagai Manager Kantor di Westinghouse Electric S.A.

Ia juga pernah menjabat sebagai Manager Layanan Pelanggan dan Inbound di PT Crown Pasific Jaya.

Manager Human Resource di PT BAT (Britist American Tobacco) Indonesia Tbk.

Jabatan Wakil Presiden Sumber Daya Manusia dan Umum dipegangnya di PT MetLife Sejahtera Jakarta.

Ia juga tercatat pernah menjadi Kepala Human Resource di Bentoel Group yang merupakan anak Perusahaan British American Tobacco Indonesia.

Direktur Sumber Daya Manusia di PT Cowell Development Tbk, dan terakhir menjabat sebagai Penasihat untuk Marke-Team melayani Konsultasi Sumber Daya Manusia (SDM) Pro-bono.

Rini juga pernah aktif di berbagai pelatihan Sumber Daya Manusia dalam dan luar negeri.

Usai merampungkan pendidikan menengah atas dari SMAN 3 Teladan Jakarta, ia sukses meraih gelar Sarjana Ilmu Sosial dan Politik dari Universitas Indonesia.*

Loading...

Artikel Terkait