Olah Raga

Biar Prediksimu Tak Meleset, Simak Peta Kekuatan Grup Dua Piala Eropa Tahun Ini

Oleh : Rikard Djegadut - Kamis, 10/06/2021 19:01 WIB

UEFA Euro 2020

Oleh: Syafri Baharudin, eks Dubes WTO dan Pengamat Bola

Bola, INDONEWS.ID - Pluit panjang tanda dimulainya gelaran sepak bola Piala Eropa 2 hari lagi akan segera ditiup. Agar prediksi akan tim jagoanmu tidak melesat jauh, berikut ini adalah peta kekuatan setiap tim di setiap grup (2) Piala Eropa Tahun ini. Simak yuk!

PETA SETIAP GRUP (2)

GRUP D

Inggris, ranking ke 4 FIFA, tempat lahirnya sepakbola modern dan memiliki sistem Kompetisi yang superior di Eropa bahkan dunia, namun selama ini miskin gelar. Prestasi tertinggi selama ini semifinalis Piala Euro 1996.

Pencapaian semi-final Piala Dunia di Rusia 2018 membangkitkan harapan masyarakat Inggris. Kali ini Tim Inggris dipenuhi oleh bintang muda berbakat seperti Foden, Grealish, dan Rice.

Hal tersebut ditambah dengan hasil grup kualifikasi yang baik dan kesempatan bermain terus di Stadion Wembley pada Euro kali ini,membuat Inggris menjadi salah satu favorit kuat, tidak saja di grup, tetapi juga juara Euro 2020.

Kroasia, ranking ke 14 FIFA, memiliki reputasi yang tidak dapat diremehkan. Pemain2 nya dikenal merupakan petarung. Terakhir mereka membuktikannya sebagai runner-up Piala Dunia di Rusia 2018.

Beberapa pemain alumni 2018 masih menjadi back-bone tim kali ini. Di antaranya Back-Vrsaljko, Lovren, Vida, Midfielder-Modric, Brozovic, Perisic, dan Forward-Kovacic.

Hasil grup kualifikasi sebagai juara grup dan hasil uji-coba yang cukup baik, membuat Kroasia pantas mendampingi Inggris ke Babak 16 besar.

Ceko, ranking ke 40 FIFA, sempat disegani di Benua biru, saat ini Ceko termasuk tim papan tengah. Pemain kunci ada pada Midfield-Soucek dan Forward-Schick.

Hasil grup kualifikasi dan uji-coba yang cukup baik, belum cukup untuk lolos langsung ke Babak 16 besar, kecuali melalui jalur empat ranking 3 terbaik dari enam grup yang ada.

Skotlandia, ranking ke 44 FIFA, selama ini dikenal sebagai tim mediocre yang sulit lolos dari grup.

Memiliki beberapa pemain yang main di Liga Premier, seperti Midfield-Mc Tominay (MU) dan Robertson (Liverpool), namun belum cukup modal untuk lolos ke babak selanjutnya.

PREDIKSI: Inggris-Kroasia-Ceko-Skotlandia

GRUP E

Grup ini berisikan salah satu favorit juara Spanyol, ranking ke 6 FIFA, dan Polandia-Swedia-Slowakia, yang satu level di bawah Spanyol. Spanyol memiliki reputasi mentereng baik sebagai juara Dunia 2010 maupun juara Euro 1964, 2008, dan 2012.

Dengan `pensiun`nya generasi emas seperti Iniesta dan lainnya, Spanyol sekarang bertumpu pada mayoritas pemain muda. Walau prestasi tim sekarang belum pada tingkat yang diharapkan, namun Spanyol tetap Spanyol. Yang jelas mereka favorit kuat juara grup ini.

Polandia, ranking ke 21 FIFA, juga tidak boleh diremehkan. Prestasi mereka 2x menjadi juara 3 Piala Dunia, dan konsistensi mengikuti Piala Euro dengan hasil yang not bad, tentu menjadi ancaman buat tim lain dalam grup.

Masih dipimpin oleh penyerang tersubur Eropa, Robert Lewandowski dan hasil grup kualifikasi yang cukup baik, menjadikan Polandia berpeluang ke Babak 16 besar, baik sebagai runner-up grup, maupun sebagai salah satu ranking 3 terbaik.

Swedia, ranking ke 18 FIFA, adalah langganan Piala Dunia maupun Piala Euro, walau jarang menembus semi-final. Kali ini mereka datang dengan blending pemain muda dan senior.

Di antaranya Back-Lindelof (MU), Midfield- Forsberg, dan duo Forward senior-Isak, dan bintang muda mereka Kulusevski.

Hasil grup kualifikasi yang cukup baik dan semangat nothing to lose, bisa membuat Swedia maju ke Babak 16 besar, bersaing dengan Polandia.

Slowakia, ranking ke 36 FIFA merupakan tim mediocre, namun memiliki kesanggupan untuk menjegal tim-tim papan tengah seperti Polandia dan Swedia. Slowakia dipimpin oleh breaker Marek Hamsik.

Dengan minimnya pengalaman bermain di klub klub papan atas di Eropa dan hasil grup kualifikasi yang biasa saja, Slowakia akan kembali belajar dan berharap bisa mendapat poin.

PREDIKSI:Spanyol, Polandia, Swedia, Slowakia

GRUP F

Grup ini grup `Neraka`. Bagaimana tidak, disini berkumpul para mantan juara Piala Euro, bahkan mantan juara Piala Dunia. Perancis, ranking ke 2 FIFA, sedikit diunggulkan karena kematangan dan keseimbangan tim.

Mereka kuat dalam segala lini. Hasil grup kualifikasi dan uji-coba juga mentereng. Jika saja Coach Deschamps bisa mengelola masalah non-tehnis yang mungkin muncul, Perancis sulit ditahan oleh tim manapun juga.

Portugal, ranking ke 5 FIFA, datang dengan optimisme yang tinggi. Mereka memiliki Coach Santos yang mumpuni dan pemain2 hebat pada setiap lini, sebut saja Back-Diaz (City), Midfield-Silva (City) dan Fernandez(MU), serta CR 7-Ronaldo sang maestro.

Pekerjaan Rumah buat Santos bagaimana menyatukan `ego` mereka di lapangan. Portugal berpeluang besar lolos ke Babak 16 besar, baik sebagai runner-up maupun sebagai ranking 3 terbaik dari grup, bersaing dengan Jerman.

Jerman, ranking ke 12 FIFA. Ranking ini menggambarkan reputasi Jerman sejak gagal ke final Euro 2016.

Dengan pensiunnya sebagian besar anggota the Dream Team Piala Dunia 2014, maka mayoritas pemain muda saat ini harus dibimbing oleh alumni tersisa seperti Mueller, Hummel, Kroos dan Neuer.

Coach Loewe sangat ingin mengakhiri karirnya dengan meraih Piala Euro 2020. Jalan terjal harus dilalui, dan bukan tidak mungkin.

Hongaria, ranking ke 37 FIFA. Negara yang penuh dengan sejarah Sepak bola, utamanya saat menjadi finalis Jules Rimet Cup 1954 dengan bintangnya Ferenc Puskas.

Nampaknya coach Marco Rossi harus realistis bahwa kali ini targetnya adalah `lesson-learned`, syukur bisa menahan atau menjadi penentu selisih gol, ketiga tim favorit di grup ini.

Sesuatu yang bisa saja terjadi, apalagi mereka bermain di kandang sendiri: Puskas Arena, di Budapest-Hongaria.

PREDIKSI:Perancis-Portugal-Jerman-Hongaria

Loading...

Artikel Terkait