by : Noryamin Aini
Sahabat! Memang, perjalanan hidup ini sering tidak mudah, berliku, penuh tantangan, ujian, sandungan, bahkan terpapar musibah tragis. Akhirnya, kita terkadang spontanitas mengeluhkan kesulitan hidup, sampai-sampai menyalahkan Tuhan.
Tetapi, coba dicamkan, kalau kita mau jujur, kesedihan dan kesulitan hidup itu jauh lebih sedikit, dan lebih ringan dibandingkan kegembiraan dan kemudahan yang kita alami.
Di surga, nabi Adam as diperbolehkan untuk memakan dan melakukan apa saja kecuali satu larangan. Sayangnya, nabi Adam as terpeleset dalam memaknai hidup dan menyadari kamuflase godaan Iblis yang berwujud kebaikan. Dalam renungan dosanya, nabi Adam spontanitas, tanpa syarat, dan tanpa kalkulasi untung-rugi, langsung bertaubat atas kesalahannya.
Sahabat! Jika anda suatu saat terjebak atau terjerumus dalam kesulitan bahkan dosa, cepat-cepatlah anda bangkit untuk memperbaiki diri, bertaubat. Janganlah anda tenggelam dalam perasaan bersalah, karena jerat dosa masa lalu.
Hidup ini tidak pernah berhenti. Dalam dan dengan tangis dan tawamu atau tidak, saat anda terjebak kesulitan dan dosa, hidup ini akan terus berjalan meninggalkan kenangan baik dan buruk; kebaikan dan keburukan. Tetapi, jangan biarkan kisah masa lalu menjajah kesadaran kita untuk berubah menjadi lebih baik.
Ingatlah! Hidup ini seperti pergerakan jarum jam. Ia terus berputar, dan otomatis akan berhenti setelah kontrak kekuatan alat yang menggerakkannya habis-mati. Suka atau tidak, siap atau tidak, hidup di dunia ini akan berakhir.
Maka, lakukanlah sesuatu untuk membuat hidup ini menjadi lebih berarti, menjadi lebih baik, menyenangkan dan berujung khusnul khatimah. Ingat petuah Imam al-Ghazali di bawah ini.
Hidup ini akan terus berjalan, baik kamu tertawa atau menangis.
Oleh karenanya, jangan bebani hidup ini dengan berbagai keluhan dan kegalauan yang tidak bermanfaat.
Sekarang, tersenyumlah, bergembiralah, dan songsonglah hari esok untuk obsesi menjadi lebih baik.
Lakukanlah banyak hal yang akan mengantarkanmu ke perhentian hidup terakhir yang husnul khatimah.
Pamulang, 23 Agustus 2021
#YA-Allah-Jadikanlah-akhir-hidupku-husnul-khatimah-Amin.