Nasional

BNPT: Bangsa Ini Tidak Hanya Membutuhkan Anak Muda yang Cerdas Teknologi, Tapi Juga Militan

Oleh : very - Sabtu, 26/03/2022 10:53 WIB

acara pengukuhan generasi baru “Duta Damai” dalam kegiatan regenerasi Duta Damai Dunia Maya Regional Nusa Tenggara Barat yang diselenggarakan di Lombok Barat, NTB, Jumat (25/3/2022). (Foto: ist)

Lombok Barat, INDONEWS.ID - Keberadaan Duta Damai Dunia Maya menjadi strategi dalam menangkal propaganda radikalisme. Hal ini sejalan dengan kemampuan kelompok teroris dalam memanfaatkan jaringan internet sebagai alat mempromosikan dan mengkampanyekan paham kekerasan.

Tetapi tidak hanya itu, para pemuda ini juga diharapkan memiliki jiwa militansi yang tinggi dalam melawan propaganda terorisme.

Hal tersebut dikatakan Direktur Pencegahan Badan Nasional Penaggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol. R. Ahmad Nurwakhid, SE, MM dalam sambutannya melalui siaran langsung jarak jauh pada acara pengukuhan generasi baru “Duta Damai” dalam kegiatan regenerasi Duta Damai Dunia Maya Regional Nusa Tenggara Barat yang diselenggarakan di Lombok Barat, NTB, Jumat (25/3/2022).

“Jiwa militansi dan nasionalisme inilah yang kami butuhkan dalam mencetak kader-kader Duta Damai sebagai anak muda selalu siap memberikan narasi tanding yang lebih kreatif dan bisa mempengaruhi generasi muda,” kata Brigjen Pol. R. Ahmad Nurwakhid.

Lebih lanjut, Nurwakhid menjelaskan keberadaan duta damai menjadi strategi tersendiri dalam menangkal propaganda radikalisme di dunia maya. Hal itu harus sejalan dengan kemampuan kelompok teroris dalam memanfaatkan jaringan internet sebagai alat mempromosikan dan mengkampanyekan paham kekerasan. 

“Mereka sangat militan dengan menyebar berbagai konten di dunia maya yang mampu menarik minat orang dewasa, remaja, bahkan anak usia dini melalui konten propaganda, indoktrinasi hingga rekrutmen,” jelas alumni Akpol tahun 1989 ini melalui siaran pers Pusat Media Damai (PMD) BNPT.

Dalam sambutannya, ia menuturkan bahwa kegiatan regenerasi dan pelatihan Duta Damai Dunia Maya Regional NTB ini tidak lepas dari komitmen BNPT terkait kebijakan Pentahelix, yang melibatkan seluruh komponen masyarakat baik pemerintah, akademisi, komunitas, dunia usaha dan media.

“Kegiatan pada hari ini merupakan salah satu bentuk sinergi dan kolaboraasi BNPT dengan komunitas dan media dari kalangan generasi muda,” ungkapnya.

 

Karena itu, ia berpesan kepada Duta Damai Dunia Maya di Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk dapat menyebarkan perimbangan informasi yang valid, kredibel dan berkualitas serta penuh dengan nuansa persatuan, yang rela mengorbankan waktu dan jiwanya untuk melakukan kontra narasi.

“Semoga dengan pelatihan ini, kalian yang secara resmi akan dikukuhkan menjadi bagian dari Duta Damai Dunia Maya BNPT selalu memiliki jiwa militan dan nasionalisme yang kuat sehingga dapat berkarya secara inovatif dalam memerangi narasi radikalisme dan terorisme sebagai musuh Bersama,” ujarnya mengakhiri.

Pada pengukuhan kali ini para peserta regenerasi Duta Damai juga mempresentasikan sejumlah karya yang telah mereka buat sebelumnya selama masa asistensi yang dimentori oleh anggota Pusat Media Damai yang berkompeten dan professional di bidang IT, DKV dan Blogger. ***

Loading...

Artikel Terkait