Oleh : Ibnu Wahyudi
dahana di senja
tiada lelah menyapa
setiap denyar asmara
seolah menyiarkan sinom
dalam rengkuhan gula
mengisi setiap sudut dandang
memanggil bayang-bayang
perjalanan
sekian durma telah dilalui
semua memberi pelajaran
serta pangkur terabadikan
dan semoga saja ada mijil
membebaskan dari rasa kerdil
yang telah membelenggu
meski sesekali ada kinanti
maupun maskumambang
namun pucung agaknya
bersama gambuh yang setia
mengarus sepanjang jalur
songsong megatruh yang niscaya
25 Mei 2024