Nasional

Resmikan Bangunan Sekolah di Perbatasan RI-RDTL, Satgas Yonif 742/SWY Terima Penyerahan Senjata Api

Oleh : luska - Jum'at, 14/06/2024 14:11 WIB

Belu, INDONEWS.ID - Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Letkol Inf Trijuang Danarjati, S.A.P, menerima penyerahan senjata api jenis Musket Rifle dari warga perbatasan an. Bapak Oktavianus Mauk (31 tahun). Senjata api tersebut diserahkan oleh warga bertepatan dengan acara peresmian bangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Satap Tubaki yang ditandai dengan pemotongan pita oleh Dansatgas Yonif 742/SWY. Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Bapak Vinsensius I. Moruk, ST.;   . Kamis (13/6/2024)

Dansatgas, Letkol Inf Trijuang Danarjati, S.A.P, dalam sambutannya menuturkan, renovasi bangunan sekolah ini dikerjakan oleh Pos Nananoe Kipam III bersama warga, ini merupakan bentuk kerjasama TNI dengan warga untuk meningkatkan mutu pendidikan anak di daerah perbatasan, semoga gedung ini menjadi lebih bermanfaat bagi pendidikan anak di perbatasan RI-RDTL, saya selaku Dansatgas mengucapkan terima kasih kepada warga dan Dankipam III yang sudah merenovasi bangunan gedung sekolah ini. 

Dansatgas juga mengucapkan Terima kasih  kepada bapak Oktavianus Mauk terkait kesadarannya menyerahkan senjata api jenis Musket Rifle kepada kami, senjata ini saya terima dan nantinya akan kami musnahkan sesuai prosedur, harapannya warga yang masih menyimpan senpi kiranya berkenan untuk menyerahkan senpi tersebut kepada kami. Tutur Dansatgas

Saya secara sukarela menyerahkan senjata api milik saya, peninggalan orang tua saya (bapak) yang merupakan pejuang di Timor-Timur dan hari ini saya serahkan ke Satgas Yonif 742/SWY karena Satgas Yonif 742/SWY sudah banyak membantu warga perbatasan salah satunya merenovasi bangunan sekolah untuk masa depan anak-anak kami. Ucap Bapak Oktavianus

Danpos Nananoe, Letda Inf Archi Arrachman, S.Tr.(Han) mengungkapkan " Renovasi tersebut meliputi pemasangan dinding, semen lantai, pengecetan, perbaikan atap, dan pembangunan kamar mandi, pemberian fasilitas belajar mengajar, papan tulis dan meja belajar yang dilaksanakan dalam kurun waktu 3 bulan dengan bantuan dari warga setempat. Sebagai rasa syukur atas direnovasinya sekolah tersebut warga Desa Duabe.si memotong 1 ekor sapi. Tuturnya

Artikel Terkait