Nasional

Ketua Menteri Sabah Terima Kunjungan Hormat Konsul RI Tawau Aris Heru Utomo

Oleh : luska - Kamis, 26/09/2024 08:47 WIB


Tawau, INDONEWS.ID - Pada 24 September 2024 Konsul RI Aris Heru Utomo telah melakukan kunjungan hormat kepada Ketua Menteri Negeri Sabah Datuk Seri Panglima Haji Hajiji bin Haji Noor di Kantor Jabatan Ketua Menteri, Menara Kinabalu, Kota Kinabalu guna memperkenalkan diri sehubungan dengan penugasan sebagai Kepala Perwakilan di Konsulat RI Tawau yang baru.

Dalam kunjungan ini dibicarakan kerjasama di berbagai bidang antara Indonesia dengan Malaysia, terutama kerjasama antara kelima wilayah kerja Konsulat RI Tawau yang meliputi Tawau, Kunak, Lahad Datu, Kalabakan dan Semporna, dengan provinsi-provinsi yang ada di Indonesia, khususnya provinsi-provinsi di Pulau Kalimantan. Adapun kerjasama yang dibicarakan meliputi antara lain kerjasama di bidang sosial budaya, pendidikan, pelindungan warga negara Indonesia (WNI) dan ekonomi dan perdagangan perbatasan. 

Di bidang sosial budaya, kedua belah pihak memandang pentingnya menjaga jalinan antar anggota masyarakat (people-to-people contact), mengingat bahwa secara geografis kelima wilayah yang menjadi wilayah kerja Konsulat RI Tawau berbatasan langsung dengan Indonesia dan secara demografis banyak warga Malaysia yang merupakan keturunan dari Indonesia, terutama dari etnis Jawa, Bugis, Nusa Tenggara dan sebagainya. 
Di bidang pendidikan, Konsul RI menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Negeri Sabah yang telah memberikan perhatian dan mendorong pengadaan fasilitas pendidikan bagi anak-anak Indonesia yang orang tuanya bekerja di ladang. Anak-anak Indonesia tersebut diberi kesempatan untuk belajar melalui Community Learning Center (CLC) yang dikelola bersama oleh pemberi kerja (syarikat perkebunan) dan guru-guru Indonesia yang ditugaskan Pemerintah Indonesia. 

Konsul RI berharap keberadaan CLC di ladang-ladang dapat diperbanyak agar dapat menampung lebih banyak lagi anak-anak Indonesia untuk belajar. Disampaikan pula oleh Konsul RI agar surat ijin permohonan sejumlah CLC yang sudah diajukan dapat segera disetujui agar keberadaan CLC tersebut tidak dianggap ilegal. 

Di bidang pelindungan WNI, Konsul RI mengapresiasi kebijakan Pemerintah Negeri Sabah untuk melakukan pemutihan bagi pendatang yang tidak memiliki dokumen (undocumented) atau melewati ijin tinggal di Sabah, terutama kepada WNI. 

Kebijakan Pemerintah Negeri Sabah tersebut memberikan keuntungan bagi banyak pihak, khususnya pekerja dan pemberi kerja. Pekerja dapat diuntungkan karena memiliki status kewarganegaraan yang jelas dan dapat bekerja legal sehingga memungkinkan untuk mendapatkan upah yang layak sesuai ketentuan. Pemberi kerja pun diuntungkan dengan memiliki pekerja yang jelas status kewarganegaraannya tanpa khawatir pekerjanya dipulangkan karena melanggar keimigrasian.

Pada bidang kerjasama ekonomi perbatasan, Ketua Menteri Sabah dan Konsul RI memahami pentingnya peningkatan kerjasama ekonomi perbatasan menyusul perpindahan ibu negara Indonesia dari Jakarta ke Nusantara di Kalimantan Timur. Untuk itu diharapkan dapat ditingkatkan lagi konektivitas jalur perdagangan, bukan hanya melalui laut tetapi juga darat dan udara. Dalam kaitan ini, Ketua Menteri Sabah menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah menyelesaikan pembangunan jalan di perbatasan Sei Menggaris, begitupun sedang dijajagi pembukaan jalur transportasi udara Tawau -Tarakan oleh maskapai penerbangan Malaysia. 
Mengakhiri pembicaraan,  Ketua Menteri Sabah dan Konsul RI memahami bersama bahwa guna meningkatkan dan memperlancar kerjasama di berbagai bidang seperti sosial budaya, pendidikan, pelindungan WNI dan pengembangan ekonomi perdagangan perbatasan, maka kedua belah pihak perlu bekerjasama dan bersinergitas lebih erat dan lebih baik lagi di masa mendatang. 

TAGS : Tawau

Artikel Lainnya