Bisnis

Wapres Ma`ruf Amin: Ekonomi dan Keuangan Syariah Semakin Maju dalam Lima Tahun Terakhir

Oleh : very - Jum'at, 04/10/2024 15:31 WIB


Wakil Presien, KH. Ma’ruf Amin dalam Rapat Pleno keempat di Auditorium Sekretariat Wakil Presiden pada Jumat (4/10). (Foto: Ist)

 

Jakarta, INDONEWS.IDEkonomi dan keuangan syariah dapat menjadi arus baru ekonomi yang mampu berjalan beriringan dengan ekonomi konvensional guna memperkuat ketahanan perekonomian nasional.

Demikian dikatakan oleh Wakil Presien, KH. Ma’ruf Amin dalam Rapat Pleno keempat di Auditorium Sekretariat Wakil Presiden pada Jumat (4/10).

Wapres menyatakan bahwa dalam lima tahun terakhir, ekonomi dan keuangan syariah makin menunjukkan kemajuan positif, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Namun Wapres berpesan agar tidak berpuas diri dan terus berupaya meningkatkan kontribusi ekonomi dan keuangan syariah. 

“Ini adalah pekerjaan yang tidak mudah, butuh komitmen bersama, dan kelembagaan yang kuat. Adanya inisiasi transformasi KNEKS menjadi Badan Pembangunan Ekonomi Syariah perlu didukung agar lembaga ini dapat bekerja optimal dan melahirkan terobosan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” ujar Wapres yang juga Ketua Harian KNEKS.

Rapat dilakukan untuk memperkokoh ekonomi syariah sebagai kekuatan baru menuju Indonesia Emas 2045.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, Suharso Monoarfa selaku Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Tito Karnavian selaku Menteri Dalam Negeri, Zulkifli Hasan selaku Menteri Perdagangan, Mahendra Siregar selaku Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Arsjad Rasjid selaku Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri, dan Amalia Adininggar Widyasanti selaku Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS).

Selanjutnya, Sholahudin Al Aiyub selaku Direktur Eksekutif KNEKS, serta Andap Budhi Revianto selaku Pj Gubernur Sulawesi Utara dan Sugito selaku Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang juga merangkap Ketua Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS). 

Kemajuan ekonomi dan keuangan syariah nasional juga tidak terlepas dari peran daerah melalui KDEKS yang saat ini sudah ada di 31 provinsi. Untuk itu, di hari yang sama (4/10), dilaksanakan Rapat Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Nasional (Rakornas KDEKS) bertempat di Hotel Morrissey Jakarta.  

Rakornas KDEKS perdana yang merupakan bagian dari rangkaian Rapat Pleno KNEKS 2024 ini menjadi salah satu wadah koordinasi, monitoring dan evaluasi untuk percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah secara menyeluruh mulai tingkat daerah, untuk kemudian terakumulasi sebagai capaian nasional. 

Wapres mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperbarui komitmen seluruh kepala daerah untuk bersama-sama melanjutkan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah masing-masing.

Selain mengakselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah daerah, Wapres mengamanatkan dua hal lain. Pertama, penguatan ekosistem industri halal beserta kewirausahaan syariah.

Dan kedua, memaksimalkan kontribusi dana sosial syariah dalam mengurangi ketimpangan dan pengentasan kemiskinan. ***

Artikel Lainnya