Nasional

PNM Gelar PKU Akbar di Klaten, Dorong Nasabah Tingkatkan Kapasitas Usaha

Oleh : Rikard Djegadut - Rabu, 23/10/2024 14:51 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Klaten menggelar kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar di Kabupaten Klaten pada Selasa (22/10/2024). 

Agenda yang digelar di Aula Sunan Pandanaran RSPD Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, itu dilaksanakan sebagai satu upaya PT PNM untuk meningkatkan kesejahteraan, kemampuan, dan daya saing nasabahnya agar mencapai pertumbuhan jangka panjang dalam dunia bisnis. 

Melalui kegiatan PKU Akbar tersebut, ratusan nasabah PNM Mekaar diberi pelatihan terkait literasi keuangan dan digitalisasi. Pelatihan digitalisasi tersebut di antaranya tentang cara memanfaatkan aplikasi PNM Digi. 

Pemimpin Cabang PNM Yogyakarta, Danang Setya Budi, mengatakan kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) merupakan agenda rutin yang digelar PNM. Biasanya, masing-masing unit Mekaar melaksanakan kegiatan pengembangan kapasitas usaha setiap satu bulan sekali, sementara PKU Akbar dilaksanakan tiap setahun sekali. 

"Tahun ini kami berkesempatan menggelar kegiatan PKU Akbar di Kabupaten Klaten. Antusias nasabah Mekaar di Kabupaten Klaten sangat luar biasa yang hadir sekitar 550 orang," ungkap Danang kepada Tribunjogja.com, Selasa (22/10/2024). 

Danang menyebut, kegiatan PKU Akbar kali itu mengangkat tema `UMKM Bersinar`. Dengan harapan UMKM di Kabupaten Klaten semakin bersinar, bisa berdaya saing, dan terus bersinergi lebih kuat, serta pintar. 

"Di Kabupaten Klaten ada 13 unit Mekaar PNM dengan total nasabah sebanyak 51 ribu orang dan penyaluran sudah sebesar Rp152 miliar. Alhamdulillah secara kualitas baik dan portofolionya juga sehat," ujarnya. 

Meski begitu, Danang menilai Kabupaten Klaten masih punya potensi besar. Mengingat salah satu segmentasi PNM Mekaar adalah pemberdayaan kelompok yang terdiri mulai 7-30 orang (nasabah). Dikatakan setiap kelompok akan mendapat pendampingan dari account officer (AO) dari PNM. 

"Pola pinjamannya berkelompok dengan sistem angsuran mingguan. Jadi setiap minggu ada pertemuan kelompok untuk diberi wawasan terkait literasi keuangan dan pengangsuran. Harapannya hal itu tidak hanya menambah wawasan tetapi juga mendorong usaha nasabah agar lebih maju," jelasnya. 

"Kalau untuk nomor izin berusaha (NIB), Alhamdulillah semua nasabah kami sudah punya. Adapun sistem angsuran mingguan itu dirasa lebih ringan oleh nasabah, lagipula kami juga tanpa angunan," tuturnya. 

Lebih lanjut, Danang menyampaikan ke depan akan terus melakukan pendampingan kepada para nasabah untuk mendapatkan sertifikasi halal. Pada kesempatan itu juga sempat dilakukan fashion show produk dan bazar UMKM nasabah PNM Mekaar. 

Artikel Lainnya