Gaya Hidup

GPAN Sosialisasi Bahaya Narkoba lewat Gelar Budaya dan Olahraga

Oleh : rio apricianditho - Minggu, 27/10/2024 08:50 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID - Secara umum masyarakat paham bahaya narkoba, namun membangun kesadaran masyarakat terkait hal itu belum banyak dilakukan. Untuk itu GPAN menggelar sosialisasi tentang hidup sehat tanpa narkoba, dikemas dengan senam bersama serta pertunjukan Reog Ponorogo.

Acara tersebut digelar di bunderan HI saat Jakarta memberlakukan CFD (Car Free Day), Ribuan warga dari berbagi wilayah ikut acara tersebut yang juga dihadiri Ketua Umum GPAN Brigjen Pol (Purn) Siswandi, mantan Kepala BNN Jaksel Didik Kuswandi, dan Pemred indonews.id Asri Hadi yang ikut senam bersama dengan ribuan warga.

Sosialisasi ini mengikuti permintaan presiden Prabowo yang geram dengan narkoba, masyarakat harus diingatkan tentang bahaya narkoba. Memang sosialisasi tak bisa dilakukan hanya GPAN (Gerakan Peduli Anti Narkoba) harus seluruh masyarakat bergerak mensosialisasikan hal itu dan tak hanya sesekali harus dilakukan berulang serta terus menerus.

Maka Ketua Umum GPAN mengatakan, masyarakat harus dibangun kesadarannya tentang bahaya narkoba. Karena narkoba merusak hidup kita bukan hanya di dunia tapi juga di akherat, maka mari kita membangun kesadaran masyarakat.

GPAN merupakan organisasi masyarakat yang peduli dengan bahaya narkoba, bukan hari ini saja GPAN melakukan sosialisasi terkait narkoba tapi sejak awal mereka sudah melakukan sosialisasi ke berbagai daerah dan lingkungan masyarakat agar lingkungan warga 'Bersinar' bersih tanpa narkoba.

Selain sosialisasi acara tersebut diisi dengan olahraga bersama, sebagai pembuka acara senam aerobik dengan musik nan enerjik menguncang panggung di ujung jalan Diponegoro sisi timur bunderan HI. Lalu para penari Reog Ponorogo kian menambah gaiirah masyarakat mengikuti sosialisasi yang digelar GPAN.

Sementara Ketua Gerakan Perempuan mengatakan, kita harus membuat zero narkoba yang dimulai dari lingkungan rumah, kaum ibu sebagai pendidik utama harus memperhatikan putera puterinya agar tak terjerumus narkoba.

"Pencegahan pertama dimulai dari rumah, ibu harus paham tentang bahaya natkoba dan didik anak kita agar tak bersentuhan dengan narkoba. Bila semua ibu paham tentang bahaya narkoba, kalian adalah pahlawan bangsa yang menyelamatkan generasi penerus dari pengaruh narkoba", ujarnya.

Sedangkan Didik Kusnadi menghimbau, sehat tanpa narkoba merupakan himbauan dari presiden Prabowo, agar masyarakat tak bersentuhan dengan narkoba. Maka masyarakat harus memulai lingkungannya bersinar yaitu bersih tanpa narkoba.

Acara terus berlanjut hingga pukul 10.00 pagi, selain senam dan gelar budaya, warga yang ikut sosialisasi mendapat berkah dengan hadiah kejutan berupa dorprize dengan hadiah bereneka macam peralatan rumah tangga. Semoga dengan GPAN mensosialisaikan bahaya narkoba, Indonesia bisa menuju Indonesia Emas tanpa narkoba.

Artikel Lainnya