Jakarta, INDONEWS.ID - Nama Mayor Teddy sempat menjadi trending topik di media sosial. Di mana ada Prabowo di situ ada Mayor Teddy.
Ulahnya menarik perhatian publik. Di saat kampanye pemilihan presiden beberapa waktu lalu, namanya cukup tersohor.
Terbaru, Mayor Teddy mengusir Paspampres yang memayungi Presiden Prabowo. Hal itu terjadi di saat acara Parade Senja dan Penurunan Sang Merah Putih di Magelang, Jawa Tengah, Jumat (25/10/2024). Ketika itu hujan turun dan Presiden Prabowo tengah memimpin upacara.
Mayor Teddy tampak menggunakan kode tangan untuk memberi perintah kepada anggota Paspampres agar menghentikan upaya memayungi Prabowo, bahkan sejak Presiden mulai menuruni tangga podium.
Respons tersebut disambut cepat oleh Paspampres yang segera berbalik dan menjauh, mematuhi arahan Teddy.
Tak hanya itu, anggota Paspampres lainnya yang bertugas memayungi Wakil Presiden Gibran Rakabuming terlihat mengambil jarak setelah menyaksikan hal itu.
Momen tersebut menunjukkan ketegasan Mayor Teddy dalam mengatur pengamanan Presiden dan Wapres.
Sebelumnya, sehari setelah para Menteri dilantik, Mayor Teddy juga menyemprit Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto. Menteri Yandri diduga mengeluarkan surat undangan acara keluarga kepada para kepala desa menggunakan kop dan stempel kementerian.
"Jangan digunakan kementerian ini untuk kepentingan pribadi dan keluarga," kata Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, menirukan pesan peringatan Mayor Teddy itu kepada awak media di Istana, Jakarta, Rabu (23/10/2024).
Mayor Teddy meminta semua menteri menghindari penggunaan fasilitas kementerian, seperti kop surat, untuk kepentingan pribadi atau keluarga.
Presiden Prabowo membubarkan Sekretariat Kabinet dan menunjuk Mayor Mayor Teddy Indra Wijaya sebagai Sekretaris Kabinet. Pembubaran Sekretariat Kabinet ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 139 Tahun 2024 Tentang Tugas dan Fungsi Kementerian Negara Kabinet Merah Putih Tahun 2024-2029.
Dalam Perpres juga disebutkan dengan pembubaran Sekretariat Kabinet, maka pelaksanaan tugas dan fungsi dari Sekretariat Kabinet diintegrasikan ke dalam kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesekretariatan negara.
Profil Mayor Teddy
Mayor Teddy lahir di Manado pada 14 April 1989. Ia adalah sosok yang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat, terutama setelah perannya sebagai ajudan Prabowo saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
Ia adalah anak dari Kolonel Inf. (Purn) Giyono dan Mayor Caj (K) Patris R.A. Rumbayan. Dia meraih tab ranger di US Army Ranger School saat berpangkat Kapten.
Ia menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara, Magelang dan lulus pada tahun 2007. Ia meraih S1 di Universitas Jenderal Achmad Yani pada 2012, dan S2 Kajian Terorisme di Universitas Indonesia pada tahun 2021.
Lulus dari sekolah di Fort Benning, Amerika Serikat, pada tahun 2019, Teddy memperoleh predikat International Honor Graduate di antara 185 siswa, termasuk 171 perwira Amerika dan 14 perwira asing. Selain itu, ia juga menerima Commandant List Award dan Gold APFT dengan nilai 100 persen.
Kariernya militernya cukup cemerlang. Teddy pernah tergabung dalam Komando Pasukan Khusus (Kopassus), yang dikenal sebagai salah satu unit elit di Indonesia. Saat berpangkat Letnan Satu (Lettu), ia terpilih menjadi asisten ajudan Presiden Jokowi untuk periode 2014-2019. *