Nasional

Hajatan Pinggir Kali Gelar Lenong Betawi, Kangen Ratusan Warga Lebaksari Terobati

Oleh : rio apricianditho - Jum'at, 15/11/2024 16:42 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID - Tim pemenangan nomer urut 3 Pilkada Jakarta punya gaya yang berbeda dalam mengenalkan pasangan Pramono - Rano Karno, lewat gelar budaya pendekatan mereka pada warga Jakarta. Ciliwung jadi perhatian pasangan nomer 3, maka diadakan 'hajatan pinggir kali" bertema lingkungan asri kita hepi, di Lebaksari, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 

Acara tersebut mengutamakan pada nilai tradisional, yang memang bagian dari program Pramono - Rano Karno yang berjanji akan mengangkat budaya lokal. Di Jagakarsa, budaya Betawi menjadi magnet bagi warga Jagakarsa, ratusan warga memenuhi lapangan terbuka di pinggir Ciliwung ingin meyaksikan tari topeng Betawi dan Lenong Betawi. Hadir dalam acara itu Anang Hermansyah, Ashanti, serta sejumlah tim pemenangan nomer 3.

Kika Ketua panitia hajatan pinggir kali mengatakan, gelar budaya ini merupakan permintaan warga Lebaksari, yang sudah lama tak menyaksikan Lenong Betawi dan tari topeng Betawi. Bukan di panggung mewah, semua apa adanya dan dikerjakan oleh warga sendiri, bila nanti ada balai rakyat, semua bisa digelar disana warga tak perlu lagi repot tenda dan panggung.

Sebelum gelar budaya dimulai, tim panitia mengajak warga Lebakari membersihkan kali Ciliwung dan lingkungan mereka. Menjaga lingkungan ini akan terus digalakan pasangan nomer 3, karena kali yang bersih mendatangkan banyak manfaat, khususnya mencegah banjir.

Menurutnya, selain gelar budaya, warga di Lebaksari juga memamerkan produk makanan olahan yang dihasilkan pengusaha rumahan. Para penggiat UMKM itu memamerkan produk mereka di pameran UMKM yang ada di lokasi gelar budaya.

"Ini semua kemauan warga di sini, kami hanya memfasilitasi. Lihat panggung dan tendanya sederhana, ada penjual makanan UMKM, dan kalinya pun bersih. Budaya bersih-bersih lingkungan harus terus digelorakan, begitu pula budaya asli Betawi harus dilestarikan", ujarnya.

Dengan pagelaran budaya di pinggir Ciliwung, Kika berharap, jangan meninggalkan akar kita, deni tradisional harus terus kita lestarikan, jangan sampai anak cucu kita tidak tahu kalau Jakarta punya sandiwara yang banyak unsur komedinya, banyak candanya, maka Lenong Betawi harus kita lestarikan.

Sementara Anang Hermansyah saat dimintai komentar terkait hajatan pinggir kali, ia hanya mengatakan, acara ini bagus dan harus kita lestarikan. Dirinya hadir di acara tersebut memenuhi undangan, ia bersama isteri terlihat senang bisa menyaksikan tari Topeng Betawi dan Lenong.

Anang hanya mengatakan itu, selebihnya dia lebih banyak menyambut ajakan kaum ibu yang mengajaknya foto bareng. Mulai dari kursi kehormatan hingga menuju kendaraan, Anang dan Ashanti terus dihadang warga Lebaksari yang mengajaknya ber-selfi ditengah kerumunan warga.

Artikel Lainnya