Daerah

Majelis Taklim Silaturahmi Nagari Taluk Kecamatan Lintau Buo Studi Banding Ke Mesjid Jogokaryan

Oleh : luska - Sabtu, 07/12/2024 20:14 WIB


Yogyakarta, INDONEWS.ID - Rombongan Masjlis Taklim silahturahmi Nagari Taluk Kecamatan Lintau Buo melakukan studi Banding  ke Mesjid Jogokaryan  Yogyakarta  

Kunjungan itu dipimpin oleh Ketua Masjlis Taklim Silahturahmi Nagari Taluk  H . Ustad Yulius bersama anggota DPRD Tanah Datar Wendri Aswil dan Ketua Pelaksana Sy.Dt. Mogok Penghulu      

Ketua Majelis Taklim Silaturahmi Nagari Taluak H Yulius didampingi Ketua Pelaksana Sy Datuk Mogek Penghulu menyebutkan mereka berangkat dari Kampung tanggal 4 Desember 2024 dan akan melakukan studi banding selama 8 hari dengan Mobil Pariwisata 

sedangkan tujuan studi banding untuk melihat dari dekat Mesjid Jogokariyan yang sangat terkenal sehingga itulah mendorong kami untuk melakukan wisata religi ke mesjid Jogokariyan dan sebelumnya kunjungan ke candi Borobudur dan juga kami dijamu oleh Perantau Lintau yang ada Di Jokyakarta 

Karena dengan melakukan studi  banding dan jemaah majelis taklim bisa mengaplikasikan program tersebut  setelah sampai dikampung nanti 

Setiap masjid pasti mempunyai manajemen sendiri dalam mengelola jamaah. Masjid jogokariyan salah satu masjid yang mengelola jamaah nya dengan berorientasi pada pelayanan jamaah

Setiap acara, kegiatan serta program masjid selalu kembali pada kenyamanan jamaah serta kesejahteraan jamaah.

Salah satu pengurus Masjid Jogokariyan menjelaskan jika manajemen yang dilakukan menggunakan manajemen masjid moderen yang berlandaskan pada nilai-nilai masjid pada zaman Rasulullah SAW.

 Dimana saat itu masjid menjadi jantung pokok kegiatan masyarakat serta bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

 Tujuan dari manajemen kepengurusan Masjid Jogokariyan Jogjakarta ini agar tamu bisa berkunjung jam berapapun kami layani, fasilitasi dipenuhi dan juga barang berharga apapun yang hilang akan kami ganti yang baru dengan merek yang sama agar jamaah nyaman dalam beribadah. Karena masjid ini 24 jam terbuka untuk umum, agar umat islam antusias berlomba-lomba dalam kebaikan, ” kata Ust. Muhammad Jazir, pengurus masjid Jogokariyan Yogyakarta.

Sementara itu, program dalam duav periode ini adalah memberdayakan umat islam yg sekitar masjid Jogokariyan dengan memberikan apa yang masyarakat butuhkan  (M.Datuk)

TAGS : Tanahdatar

Artikel Lainnya